Inilah Beberapa Film yang Menunjukkan Susahnya Jadi Anak Pertama

Apakah kalian punya saudara kandung? Jika punya, mungkin selama ini sudah ada banyak drama yang menampilkan kehidupan antara saudara kandung.

Film yang menggambarkan hubungan bersaudara kandung memang wajar. Namun jarang ada film yang hanya menggambarkan anak sulung.

Anak sulung memegang tanggung jawab sebagai anak pertama. Jika kalian anak sulung, film mengenai anak sulung berikut ini mungkin bisa mirip dengan kehidupan kalian selama ini.

Dan buat kalian sebagai adik, setelah menonton film berikut, mungkin kalian akan mulai paham dengan hal apa yang dialami kakak sulung. Film ini berkisah tentang kehidupan anak sulung yang biasanya punya tanggung jawab untuk menjaga adiknya.

Berikut ini beberapa film yang menceritakan kehidupan si anak sulung:

Grave of the Firefiles (1998)

Grave of the Firefiles merupakan film asal Jepang yang mengambil latar Perang Dunia II. Film ini menceritakan tentang kehidupan kakak beradik yang bernama Seita dan Setsuko.

Mereka harus bertahan hidup ditengah perang dunia, yang sewaktu-waktu dapat membuncah dan mengancam nyawa mereka.

Sebagai seorang kakak, Seita tentu menjadi figur pahlawan bagi sang adik. Seita berkorban banyak hal agar sang adik bisa merasa aman dan nyaman.

Walau mempunyai jalan cerita yang bagus, tapi tidak sedikit pihak yang mengungkapkan jika film ini terlalu keras, apalagi jika harus ditonton oleh anak-anak.

27 Dresses (2008)

Kalian tentu sering mendengar kalimat ini, ‘yang tua harus selalu ngalah.’ Kata-kata tersebut menjadi dasar dari pembuatan film 27 Dresses.

Film ini mengisahkan Jane yang memiliki adik bernama Tess. Sang adik selalu merebut apa yang dimiliki oleh sang kakak, bahkan dalam hal percintaan.

Diceritakan bahwa Jane mempunyai sosok laki-laki idaman, namun ternyata laki-laki idaman Jane justru lebih menyukai Tess.

Sebagai seorang kakak, Jane tentu tidak ingin melihat sang adik merasa sedih. Mau tidak mau, Jane harus mengorbankan perasaannya untuk sang adik.

Jane kemudian merestui pernikahan sang adik dengan laki-laki idamannya. Mungkin dengan film ini, kalian akan lebih paham jika seorang kakak selalu dekat dengan kata ‘mengalah.’

My Sister’s Keeper (2009)

Film ini menceritakan tentang seorang kakak yang bernama Kate. Dia mengidap kanker darah, dan harus mendapat transfusi sumsum tulang belakang.

Sayangnya sumsum tulang belakang milik orang tuanya tidak ada yang cocok. Dan satu-satunya sumsum tulang belakang yang cocok adalah milik adiknya, Anna.

Namun ternyata Anna menggugat keluarganya ke polisi, karena perlakuan tidak baik yang diberikan orang tuanya ke Anna. Namun ternyata tindakan tersebut rupanya disuruh oleh Kate.

Sang kakak melakukan hal seperti itu karena tidak mau merepotkan sang adik. Kate juga sudah terlalu lelah dengan penyakitnya. Dia merasa kasihan apabila Anna harus memberikan sumsum tulang belakang untuknya.

Hiya (2016)

Hiya adalah film asal Korea Selatan yang menceritakan kakak beradik dengan karakter berbeda. Sang adik bernama Hoya mempunyai cita-cita tinggi.

Dia bermimpi menjadi idola K-Pop. Berbagai cara telah dia lakukan namun tetap tidak berhasil. Berbeda dengan sang kakak, Ahn Bo-Hyun. Ditempat kerja sang kakak selalu membuat masalah.

Dan Hoya benar-benar merasa kesal dengan sang kakak, yang dianggap tidak punya rasa tanggung jawab. Ternyata dibalik itu semua, sang kakak mempunyai maksud lain yang tidak dipahami Hoya.

Film ini akan menyadarkan kalian untuk selalu berpikir positif, walaupun tengah kesal dengan kakak kalian. Dan saya sangat merekomendasikan film ini untuk kalian yang punya saudara kandung.