iPhone 9 Dengan Harga Terjangkau Akan Segera Rilis

iPhone SE 2 hadir dengan nama baru?

konsep iPhone SE 2 atau iphone 9

Rumor tentang Apple akan meluncurkan versi murah iPhone semakin marak. Ponsel ini disebut akan memiliki nama iPhone 9 dan sebelumnya dikenal sebagai iPhone SE 2. Apa yang kita ketahui sejauh ini?

iPhone memang terkenal sebagai produk smartphone premium. Namun, sepanjang sejarah, Apple juga pernah merilis iPhone versi murah. Misalnya iPhone 5c (2013) dan iPhone SE (2016).

Rumor soal iPhone versi murah terbaru sebenarnya juga sudah berkembang cukup lama. iPhone SE 2 sudah menjadi bahan gosip sejak tahun 2017 dan disebut akan rilis tahun 2018. Namun, ketika itu, rumor hanyalah rumor belaka. Sampai nama iPhone 9 memasuki arena.

Lalu apa yang kita ketahui sejauh ini?

iPhone 9 atau iPhone SE 2?

iPhone dengan versi terjangkau selalu punya nama yang kurang konsisten. iPhone 5c lalu iPhone SE. Walau sebelumnya iPhone versi murah yang terbaru digosipkan dengan nama SE 2, akhir-akhir ini nama iPhone 9 semakin kuat.

Alasan penamaan sebenarnya hanya Apple dan Tuhan yang tahu. Tapi, iPhone dengan harga terjangkau cenderung menjadi sempalan dari lini iPhone “sesungguhnya”. Nama iPhone SE 2 memang lebih nyambung dengan versi sebelumnya, tapi seri itu sudah terlalu lama.

Nama iPhone 9, di sisi lain, lebih punya alasan kuat (jangan tanya masuk akal atau tidak). Kenapa? Karena iPhone 8 sendiri memiliki harga awal yang relatif lebih murah dibanding iPhone X. iPhone X sendiri mengawali jajaran ponsel super premium iPhone (harganya semakin mahal). Jadi meneruskan angka setelah 8 lebih cocok. Apalagi tidak adanya seri 9 sejauh ini membuatnya menjadi bahan pemasaran yang seru.

Tentu, Apple bisa memberi nama yang berbeda sama sekali.

Desain dan Besar Layar

Rumor menyebutkan iPhone 9 akan memiliki ukuran layar sebesar 4,7 inci dan memiliki desain bodi seperti iPhone 8. Hal ini cukup sesuai dengan “logika” penamaan di atas.

warna iphone 8
iPhone 8

Desain seperti ini juga sesuai dengan tradisi Apple sebelumnya. iPhone 5c lebih mirip iPod Touch generasi 5, sedangkan iPhone SE memiliki desain seperti iPhone 5s. Jadi, versi murah selalu memakai desain “generik” dari generasi sebelumnya.

Yang menarik, iPhone 11 Pro memiliki layar 5,8 inci. Jadi dengan ukuran layar 4,7 inci dan desain ala iPhone 8, iPhone 9 masuk di posisi yang pas sebagai versi murah.

Spesifikasi dan Fitur

Sebagai iPhone yang “tidak mahal”, sudah jelas kalau spesifikasi dan fiturnya tidak akan menyamai generasi iPhone masa kini. Tapi jangan kuatir. Tradisi menyebutkan kalau versi ini tetap powerful.

iPhone 9 disebut akan memiliki chipset A13 Bionic yang juga terdapat di jajaran iPhone 11. Analis Rene Ritchie juga menyebutkan kalau ponsel ini akan membawa teknologi kamera yang sama (tentu tidak sama persis, paling tidak secara software).

Rumor juga menyebutkan kalau ponsel ini akan memiliki tombol Home dan Touch ID (bukan Face ID). Lalu punya standar Wi-Fi terkini (Wi-Fi 6) tapi tidak mendukung 5G. Jadi secara keseluruhan adalah sebuah iPhone yang fungsional, tanpa “kemewahan”.

Harga dan Rilis

iPhone 9 disebut akan dilepas dengan harga sekitar $399 (sekitar Rp 5 jutaan). Harga seperti ini tentu cukup jauh dengan harga iPhone premium masa kini.

Harga itu juga sesuai dengan tradisi. iPhone SE juga dirilis dengan harga $399 di tahun 2016. Lalu, analis Ming-Chi Kuo juga memprediksikan harga iPhone 9 di $399. Kuo terkenal cukup akurat untuk prediksi produk Apple.

iPhone versi murah ini dikabarkan akan rilis pada musim semi tahun 2020. Artinya sekitar bulan depan. Hal ini sesuai dengan laporan dari Bloomberg yang menyebut ponsel ini mulai diproduksi massal di bulan Februari.

Apple Butuh Lini Kedua

Entah ponsel ini akan bernama iPhone 9 atau iPhone SE 2, yang jelas Apple membutuhkan lini kedua untuk tetap relevan di pasar. Persaingan di papan atas jelas semakin ketat, terutama setelah Samsung melepas Galaxy S20 dan Z Flip.

Walau pangsa ponsel premium masih kuat, namun sebagian besar masyarakat dunia menengok ke pangsa ponsel kelas menengah-atas. The flagship killer. Di sini, ponsel produksi Cina meraja. Bahkan Apple terdepak dari posisi kedua oleh Huawei sebagai merek ponsel paling laris.

Sudah jelas kalau Apple membutuhkan sokongan produk lebih di lini yang lain. Apalagi nama Apple masih tertanam kuat sebagai merek bergengsi. iPhone SE sudah membuktikan hal itu (termasuk juga iPhone refurbish dan second hand). Artinya, iPhone murah adalah peluang besar.

Nah, kita tunggu saja gerakan Apple berikutnya.

%d blogger menyukai ini: