Kenapa Bear Menjadi Salah Satu Aplikasi Catatan Terbaik

aplikasi catatan terbaik bear

Bear merupakan sebuah aplikasi catatan atau aplikasi untuk menulis yang sangat populer. Terutama untuk pengguna iPhone, iPad, dan Mac. Bahkan, beberapa menyebut aplikasi catatan Bear sebagai yang terbaik. Hal ini bukanlah sesuatu yang sepele.

Aplikasi catatan merupakan salah satu kategori yang memiliki banyak aplikasi berkualitas. Nama-nama besar yang beredar di kategori ini di antaranya: Evernote, OneNote, Simplenote, iA Writer, Ulysses, Blogo, dll. Jadi boleh dibilang kategori ini penuh sesak.

Saya, yang sebelum ini menggunakan Evernote, lalu OneNote, lalu Simplenote, jelas merasa penasaran. Apa sih hebatnya Bear?


Baca juga: 4 Aplikasi Blog Offline Editor Gratis Pilihan


Aplikasi Catatan Minimalis

Biasanya, saya selalu menulis soal fitur dulu sebelum soal tampilan. Tapi kali ini masalah tampilan saya dahulukan. Hal itu tentu saja karena Bear memiliki desain tampilan yang hebat.

Pada dasarnya, Bear memiliki tiga panel untuk menu, daftar catatan, dan bidang catatan. Tapi kalau kamu ingin menulis tanpa gangguan elemen visual, kamu bisa menyembunyikan semua panel kecuali bidang catatan. Ini tampilan favorit saya.

desain minimalis aplikasi bear

Bear memiliki cukup banyak fitur. Nah, yang saya suka, tombol-tombol fitur yang dimilikinya tidak hadir memenuhi layar. Kalau kursor kamu letakkan di atasnya (hover), baru ikon tombol akan lebih terlihat.

Tampilan aplikasi Bear untuk iPhone dan iPad juga tidak kalah keren. Masih dengan semangat yang sama dengan aplikasi desktop-nya.

Prinsip Pisau Lipat

Oke, dari sisi tampilan Bear memang boleh disebut sebagai aplikasi catatan minimalis. Tapi bagaimana dengan fiturnya?

Fitur Aplikasi Bear
  • Mendukung penulisan Markup (termasuk¬†Markdown).
  • Tampilan Rich Editor
  • Mendukung cross-notes link — untuk referensi antar tulisan, dll.
  • Mendukung To-do
  • Mengenali format tulisan link, email, alamat (lokasi), warna, dll.
  • Menyematkan atau pin naskah.
  • Mendukung hashtag dan sub-hashtag.
  • Mendukung pengaturan format tampilan tulisan (jenis font, ukuran, line height, dll).
  • Ekspor naskah ke berbagai format (ke HTML, PDF, DOCX harus Bear Pro).
  • Klip halaman website dengan ekstensi browser (Chrome, Safari, dan Firefox)
  • Pilihan tema aplikasi (Bear Pro).
  • Sinkronisasi naskah antar perangkat (Bear Pro).

format teks di aplikasi catatan bear

Mungkin fitur aplikasi Bear tidak selengkap Evernote atau OneNote. Tapi justru itulah yang memikat hati saya.

Dalam beberapa kasus, fitur yang terlalu banyak bisa menyebabkan harga yang terlalu mahal. Padahal kita mungkin tidak membutuhkan sebagian fitur yang ada. Kejadian lain, fitur yang terlalu banyak membuat aplikasi menjadi berat, atau terlalu rumit untuk digunakan. Kita terlalu sibuk dengan fitur ini itu, dan malah tidak fokus dengan naskah.

Menurut saya, aplikasi catatan Bear memberikan solusi yang sesuai. Seperti pisau lipat, memiliki banyak alat fungsional, tapi bisa disembunyikan dan digunakan sesuai kebutuhan.

Anyway, fitur hashtag dengan sub-sub hashtag di dalamnya menurut saya cukup keren dan fungsional. Begitu pula penulisan dengan Markdown, tapi tidak terlalu memperlihatkan kode Markdown tersebut. Lalu Bear juga mengenali alamat di Indonesia (aktif begitu memasukkan nama kota). Cool.


Baca juga: Berbagai Aplikasi Office Suite untuk Mengedit Dokumen


Pengalaman Penggunaan

Aplikasi catatan Bear mungkin akan menyenangkan bagi kalian yang suka menulis menggunakan Markdown, tapi tidak ingin tampilan penuh dengan kode Markdown (sejenis *ini huruf tebal* seperti format di WhatsApp).

Keunggulan menulis dengan Markdown seperti itu adalah kita bisa terus menulis dan mengatur format tanpa repot seleksi teks atau klik sana sini. Yah, tapi kebiasaan tiap orang berbeda.

markdown di bear

Sejauh yang saya gunakan, Bear berhasil memenuhi kebutuhan saya. Paling tidak untuk menulis. Seperti yang sudah saya sebut di atas, saya suka dengan tampilannya yang polos tanpa gangguan sidebar.

Dari sisi pengalaman menulis, mungkin yang sedikit mengganggu saya adalah penggunaan hashtag yang agak terlalu bebas. Kalau kita menulis “#aplikasi” di dalam naskah, Bear akan langsung mengenalinya. Berbeda dengan Simplenote yang meletakkan tag di bagian paling bawah di luar naskah. Jadi, agak repot kalau hashtag tersebut merupakan bagian dari isi tulisan, bukan tema tulisan. Untungnya, Bear bisa membedakan hashtag untuk kode heksadesimal warna (misalnya #FF0000).

Kemudian, ada sedikit masalah kalau kita bicara soal platform. Aplikasi catatan Bear baru tersedia di ekosistem Apple. Ini berarti untuk iPhone, iPad, dan Mac saja. Shiny Frog sebagai developer-nya menyebutkan belum ada rencana membuat aplikasi Bear untuk Android. Namun, mereka sedang merencanakan versi web app Bear.

Ketersediaan tersebut menjadi dilema antara Bear dan Simplenote. Simplenote juga merupakan aplikasi catatan minimalis (mungkin agak terlalu minimalis dari fungsi), dengan ketersediaan luas di berbagai platform.


Baca juga: Simplenote: Aplikasi Catatan Minimalis Populer


Saya kira saya setuju dengan pendapat yang memasukkan Bear sebagai salah satu aplikasi catatan terbaik. Sekali lagi, untuk pengguna iPhone, iPad, dan Mac.

Kecuali dari sisi platform, kemampuan aplikasi Bear — baik dari fungsi atau tampilan — sangat fleksibel. Baik untuk catatan ringan atau sebagai aplikasi menulis yang lebih serius.

Kalau kamu pengguna produk Apple dan mencari aplikasi catatan, Bear sangat direkomendasikan.

[junkie-button url=”http://www.bear-writer.com/” style=”blue” size=”medium” type=”round” target=”_blank”] Download [/junkie-button]

Bear
  • Fitur
  • Desain
  • Penggunaan
4.5

Kesimpulan

Bear adalah salah satu aplikasi untuk menulis terbaik. Sayangnya belum tersedia untuk banyak platform.

Sending
User Review
4 (1 vote)

Ada komentar?