Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

KEREN! Yogyakarta Punya Drone Taksi Terbang Bernama Frogs

Indri Penulis

Salah satu perusahaan dari Yogyakarta berhasil membuat drone taksi terbang bernama Frogs. Wah, kira-kira seperti apa bentuknya?

Apakah kalian pernah lihat kendaraan terbang yang ada di film action atau animasi? Ya, salah satu contohnya bisa kalian lihat di film animasi Doraemon yang berjudul ‘Stand by Me.’

Nah di film itu, kalian bisa lihat banyak kendaraan seperti motor dan mobil terbang. Canggih ya? Apalagi kalau kendaraan terbang bisa ada di dunia nyata.

Tapi angan-angan itu sebentar lagi akan jadi kenyataan. Pasalnya ada salah satu perusahaan di Yogyakarta yang berhasil membuat drone taksi terbang.

Drone Taksi Terbang Frogs

Frogs – Drone Taksi Terbang di Yogyakarta

Jadi ada salah satu perusahaan di Yogyakarta yang berhasil membuat trobosan canggih. Perusahaan ini bernama UMG Medialab.

UMG Medialab adalah perusahaan Venture Capital (VC) dan Venture Builder (VB), yang bergerak di bidang pemanfaatan teknologi. UMG Medialab turut menciptakan ekosistem startup teknologi 4.0 di Yogyakarta.

Nah, salah satu proyek yang berhasil dikembangkan perusahaan adalah Frogs. Apa itu Frogs? Jadi Frogs adalah drone berbentuk taksi terbang.

Jefry Pratama, Venture and Investment Partners, menjelaskan sedikit soal drone yang dikembangkan perusahaannya. Menurutnya, drone ini hampir selesai seluruhnya.

Mainframe atau kabin untuk penumpang, motor, baterai, sampai baling-baling sudah lengkap. Menurutnya yang perlu dilakukan sekarang adalah merevisi interior drone, seperti kursi dan pegangan penumpang.

Jefry mengungkapkan kalau drone ini tidak hanya untuk memuat orang. Frogs juga bisa dipakai memuat kargo, kebutuhan militer, dan logistik di daerah yang terkena bencana alam lho.

Sebelumnya, perusahaan harus melakukan penelitian selama 2 tahun untuk membuat drone ini. Frogs sendiri dibuat agar dapat memenuhi kebutuhan transportasi di Indonesia.

UMG Medialab rencananya bakal membidik pangsa pasar jasa taksi udara. Tapi sebelum itu, drone ini akan dibawa ke pameran teknologi Hannover Messe 20-24 April 2020.

Untuk komersialnya, tentu kami berharap secepatnya wahana ini bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia,” kata Jefry.

Jefry juga menambahkan kalau mereka masih menunggu regulasi siap. Yah, seperti yang kita tahu, peraturan soal pesawat listrik berpenumpang di Indonesia kan belum ada.

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya ada taksi terbang. Sebelumnya juga ada Cora, sebuah taksi terbang dikembangkan Kitty Hawk.

Wah, kira-kira kalau drone taksi terbang benar-benar ada di Indonesia, bisa mengatasi kemacetan tidak ya?