Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Intel Rilis Next-Gen Thunderbolt USB4 Dengan Transfer Data Super Kencang

gambar ilustrasi intel next-gen thunderbolt
Sumber gambar: Intel
Anom Penulis

Bersamaan dengan pengumuman spesifikasi USB4 v2, Intel memamerkan prototipe konektor Thunderbolt baru yang akan datang. Konektor yang disebut “Next Generation Thunderbolt” ini disebut punya kemampuan transfer data super cepat, sampai 120Gbps.

Konektor Thunderbolt berfungsi menghubungkan perangkat satu dengan yang lain. Salah satu contohnya adalah laptop Macbook Pro 13 M1 2020 menggunakan Thunderbolt berupa colokan USB type-C.

Versi terakhir yang kini beredar adalah Thunderbolt 4, yang diumumkan Intel pada acara CES 2020. Kini Intel bersiap dengan konektor Thunderbolt generasi selanjutnya.

Transfer Data Super Cepat Next-Gen Thunderbolt

Intel menyebutkan bahwa transfer data berkemampuan tinggi semakin dibutuhkan. Content creator dan gamer membutuhkan akses cepat untuk monitor beresolusi tinggi, tampilan dengan latensi rendah, juga menyimpan data video berukuran besar.

“Next Generation Thunderbolt” bersama USB4 v2 mampu mengantarkan data 3 kali lebih cepat dari Thunderbolt 4.

  • Kemampuan bandwidth 2 kali lipat, sampai 80Gbps, dibanding Thunderbolt 4 dan dan 3 kali lebih cepat, sampai 120Gbps, untuk pemakaian video intensif.
  • Mendukung DisplayPort 2.1 yang baru rilis untuk tampilan visual terbaik.
  • Dua kali kemampuan bandwith pada transfer PCI Express untuk GPU dan hard disk eksternal.
  • Mendukung kabel pasif Thunderbolt saat ini sampai panjang satu meter.
  • Kompatibel dengan perangkat yang pakai Thunderbolt, USB, DisplayPort yang ada saat ini.
  • Dukungan program sertifikasi dari Intel.
kemampuan next generation thunderbolt
Sumber gamber: Intel

Kemampuan transfer data super cepat ini berlaku dua arah (bi-directional) secara simultan. Misalnya dari PC ke perangkat lain dan sebaliknya.

Nonton Video 8K dan Main Game lebih Responsif

Pada demo yang dilakukan oleh Luke Warnke, Manajer Pemasaran Teknis Intel, ditunjukkan prototipe perangkat yang memakai “Next Generation Thunderbolt.”

Perangkat itu terhubung melalui konektor Thunderbolt baru dengan monitor berkualitas 8K dan SSD eksternal. Transfer data yang terjadi di antara perangkat itu memang mencapai 80Gbps seperti yang dijanjikan.

Baca Juga:  Intel Core Generasi ke-13 Hadirkan Peningkatan Kinerja Signifikan

Intel menyebutkan bahwa peningkatan kecepatan transfer data ini akan berpengaruh pada pengalaman penggunaan. Khususnya bagi content creator dan gamer.

Content creator bisa menikmati tampilan visual berkualitas 8K pada monitor mereka dan melakukan transfer data dengan cepat ketika membuat konten video.

Dengan begitu, mereka bisa melihat detil gambar dengan lebih jelas. Membuat konten pun bisa lebih cepat tanpa terlalu lama menunggu proses transfer data.

gambar fitur konektor thunderbolt baru
Sumber gambar: Intel

Sedangkan untuk gamer, selain bisa menikmati game pada monitor gaming ultra cepat dengan resolusi dan refresh rate yang lebih tinggi.

Mereka juga bisa menikmati permainan kompetitif dengan lebih responsif. Membidik kepala lawan lebih akurat dan lebih cepat. Tidak ada lagi lag secara visual.

Tentu saja, content creator yang membuat konten gaming akan bisa melakukan semuanya dengan lebih lancar.

Saat ini “Next Generation Thunderbolt” masih dalam tahap pengembangan. Bahkan Intel juga belum menentukan nama resmi konektor baru ini.

Melihat riwayat nama Thunderbolt — seperti Thunderbolt 3 dan Thunderbolt 4 — logikanya “Next Generation Thunderbolt” ini akan menggunakan nama Thunderbolt 5. Tapi siapa yang tahu?

Intel menyebutkan kalau informasi yang lebih lengkap untuk konektor “Next Generation Thunderbolt” ini akan hadir di tahun 2023. Dengan begitu, perkiraan perangkat yang akan menggunakan konektor super cepat ini juga masih agak lama lagi.

Kemungkinan besar, baru pada tahun 2024 kita bisa menyaksikan laptop, monitor, SSD, dan berbagai perangkat lain meluncur dengan konektor Thunderbolt baru.

Jadi, para content creator dan gamer Indonesia yang ingin mendapatkan kepuasan maksimal, masih harus menunggu lebih lama lagi.