Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Qualcomm & Razer Bikin Konsol Genggam Pakai Snapdragon G3x Gen 1

Pesaing Steam Deck

Indri Penulis

Qualcomm dan Razer bakal bikin konsol genggam yang ditenagai Snapdragon G3x Gen 1, chipset baru khusus buat konsol gaming genggam.

Salah satu produsen chipset terbesar di dunia, Qualcomm, mulai meluncurkan aksinya. Setelah ia merilis chipset flagship untuk ponsel Snapdragon 8 Gen 1, sekarang Qualcomm resmi meluncurkan chipset baru lagi yang bernama “Snapdragon G3x Gen 1.”

popculture.id

Jika Snapdragon 8 Gen 1 adalah chipset khusus ponsel flagship, maka Snapdragon G3x Gen 1 dibuat khusus untuk konsol gaming genggam.

Detil soal performa chipset ini nggak terlalu disampaikan oleh Qualcomm. Tapi yang jelas chipset ini punya beberapa fitur yang sama seperti Snapdragon 8 Gen 1, plus ditambah dukungan Snapdragon XR2 (dukungan yang juga ada di headset Oculus Quest 2 VR).

Rencana pertama Qualcomm setelah merilis chipset ini adalah membuat platform khusus developer, agar nanti mereka bisa membuat konten game di sana terlebih dulu. Baru setelah itu, Qualcomm bakal mengundang OEM untuk membuat konsol genggam yang bisa dijual ke konsumen.

Mitra pertama yang diajak Qualcomm adalah Razer. Mereka berdua membuat konsol genggam “Snapdragon G3x Handheld Development.” Namun konsol ini nggak akan dijual ke konsumen. Ia hanya dibuat untuk menguji coba performa chipset dalam menangani game-game yang ada di dalamnya nanti.

Untuk spesifikasinya, jelas kalau konsol ini menggunakan chipset Snapdragon G3x Gen 1. Ia juga dibekali baterai 6.000mAh (mungkin saat nanti OEM mencoba membuat konsol genggam yang serupa, kapasitas baterai akan berbeda-beda).

Selain itu, konsol ini menggunakan layar OLED HDR 120Hz yang digerakkan oleh GPU Adreno eksklusif. GPU ini mampu menghadirkan pengalaman grafis 1080p pada 120fps, dan menggerakkan sistem pendingin secara real-time.

Untuk saat ini, Qualcomm baru fokus pada Android sebagai OS yang dipakai untuk menggerakkan Snapdragon G3x Gen 1. Tapi kabarnya, chipset ini juga akan mendukung OS lain di masa depan (perkiraan SteamOS, dll).

Oya, karena sekarang game Android sangat populer dan gamer terbiasa menggunakan layar sentuh di smartphone, Qualcomm dan Razer mencoba memboyong ‘kontrol di layar smartphone ke joystick, tombol dan trigger.’ Jadi rasanya seperti main game di smartphone, tapi perangkat yang digunakan adalah konsol genggam.

Lalu apa saja fitur yang ditawarkan oleh konsol genggam Snapdragon G3x Handheld Development? Fitur canggih yang pertama adalah haptics stereo.

Konsol ini mendukung streaming game dari layanan cloud gaming seperti Xbox Game Pass. Biar aktivitas streaming lancar, makanya dia dibekali fitur konektivitas yang super cepat. Konsol ini memanfaatkan konektivitas Snapdragon G3x Gen 1 untuk menawarkan Wi-Fi 6E saat dipakai di area Wi-Fi, dan modem 5G mmWave untuk bermain di luar area Wi-Fi.

Konsol ini juga dibekali fitur yang bakal memanjakan streamer. Pasalnya ia dibekali webcam 1080p di bagian depan. Dengan fitur ini, streamer bisa berkomunikasi sambil main game tanpa perlu perangkat keras tambahan.

Serunya lagi, Snapdragon G3x Handheld Development nggak cuma konsol genggam biasa. Perangkat ini juga dapat digunakan sebagai konsol mikro, dekoder atau bahkan stik smart TV.

Snapdragon G3x Handheld Development mendukung DisplayPort lewat USB-C, sehingga dapat dipakai pada TV 4K. Port USB-C juga dapat digunakan untuk mengisi daya aksesoris AR/VR lho.

    %d blogger menyukai ini: