Ubah Cara Retweet, Twitter Mendapat Kritik Pedas Dari Para Kreator

Twitter mendapat banyak kritik karena mengubah cara Retweet di aplikasi mereka. Kritik ini terutama hadir dari para kreator.

Twitter memang mengubah cara pengguna melakukan Retweet. Perubahan ini terjadi berkaitan dengan akan diselenggarakannya pemilu di Amerika Serikat pada tanggal 3 November 2020. Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran informasi yang salah (seperti yang dilakukan dengan “Birdwatch“).

Kalau kamu melakukan Retweet, sekarang akan langsung berupa Quote Tweet alih-alih RT standar (saya sudah coba dan memang begitu). Artinya, Twitter akan menghubungkan ke tweet sumber. Tidak mendorong tweet sumber secara langsung.

Perubahan cara Retweet ini berlaku untuk sementara. Paling tidak sampai kehebohan pemilu Amerika selesai. Namun, ternyata perubahan ini tidak disukai oleh komunitas kreator di Twitter. Apa pasal?

Kritik Soal Retweet

The Verge melaporkan kalau pengguna Twitter @RadiantG β€” yang juga seorang seniman, jurnalis, dan pengembang game indie β€” mengangkat permasalahan ini ke permukaan. Apalagi perubahan ini terjadi mendekati Halloween, salah satu momen jualan bagi para kreator.

kritik retweet twitter

Ia menyebutkan kalau perubahan itu bisa merugikan para kreator yang mempromosikan karyanya di Twitter. Kalau memakai Retweet standar, maka tweet sumber akan “disundul” dan bisa menjadi populer. Sementara Quote Tweet tidak “menyundul” tweet sumber karena melewati orang yang membuatnya.

Amalas Rosa, kreator lain yang menyuarakan masalah ini, menyebutkan kalau lewat Quote Tweet, orang jarang melihat profil sumber (mungkin karena lebih fokus pada komentar).

Tips Retweet Standar

Seiring perubahan ini, para kreator pun menyuarakan kritik mereka, saling mendukung, dan memberikan tips bagaimana melakukan Retweet standar.

Amalas Rosa menyebutkan kalau kamu membuat Quote Tweet tapi tidak menambah komentar dan langsung menekan tombol Retweet, maka tweet itu akan jadi Retweet standar.

Yang menarik, Twitter menyadari kritik dari para kreator ini. Mereka pun memberi tips Retweet yang sama dengan Amalas, yaitu tidak menambah komentar di Quote Tweet untuk membuat Retweet standar.

Balasan Twitter ini mungkin justru membuat situasi jadi sedikit janggal. Kenapa merubah proses Retweet di aplikasi Twitter, kalau akhirnya juga memberi trik seperti itu? Di sisi lain, perubahan ini mungkin bisa lebih menyaring penyebaran informasi bagi pengguna awam.

Yah, kalau kamu merasa kurang suka dengan sistem Quote Tweet, silakan lakukan trik di atas.

%d blogger menyukai ini: