Layanan Streaming Kurangi Kualitas Tayangan Di Wilayah Tertentu

streaming netflix di rumah

Wabah corona ternyata tidak hanya mempengaruhi kondisi fisik. Dunia digital pun terpengaruh. Belum lama ini beberapa layanan streaming mengurangi kualitas tayangan di wilayah tertentu.

Netflix, YouTube, dan Apple TV+ sudah mengurangi kualitas tayangan video mereka di Eropa. Hal ini terjadi karena lonjakan pemakaian internet sehubungan dengan aktivitas yang bersandar pada kegiatan online. Seperti kita ketahui, wabah corona mendorong kita mengisolasi diri dan melakukan pekerjaan di rumah (WFH), termasuk juga untuk kegiatan belajar-mengajar.

Vodafone, salah satu provider telekomunikasi, menyebutkan kalau ada peningkatan sampai 50% di Eropa dalam satu minggu. Mark Zuckerberg juga menyatakan ada peningkatan pemakaian seiring pengguna berusaha tetap terhubung dengan keluarga dan teman-teman.

Komisi Eropa menganjurkan jaringan internet diprioritaskan untuk keperluan yang lebih penting. Pimpinan European Commisioner for Internal Market, Thierry Breton, sudah berkomunikasi dengan CEO Netflix, Reed Hastings.

Melalui Twitter beliau menyebutkan kalau bekerja jarak jauh dan tayangan streaming memang menolong, tapi infrastruktur akan mendapat beban. Beliau juga menganjurkan untuk beralih ke tayangan SD (Standar Definition) apabila kualitas HD (High Definition) tidak diperlukan.

Sebagai gambaran, kualitas video SD bisa mencapai sekitar 1GB untuk durasi 1 jam. Sedangkan kualitas video HD bisa mencapai lebih dari 3GB untuk durasi satu jam. Jadi bayangkan berapa banyak data yang dipakai oleh sebanyak 1000 orang (misalnya). Apalagi kalau kita berpikir tentang rasio pemakaian di suatu wilayah. Jadi pertimbangan Komisi Eropa itu cukup wajar.

Pengurangan kualitas tayangan streaming ini belum terjadi di Amerika Serikat. Bagaimana dengan Indonesia? Hm, mengingat kualitas internet kita yang begitu-begitu saja, kelihatannya yang menonton dengan kualitas HD atau 4K bukan mayoritas.

Namun kondisi di Eropa ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri. Kegiatan apa yang layak mendapat prioritas. Misalnya ada yang sedang rapat secara online di rumah, ya kita jangan nonton YouTube dengan kualitas tinggi dulu.

Dalam kondisi gawat seperti wabah corona ini, toleransi dan pertimbangan yang matang memang sangat diperlukan. So, mari pikirkan kepentingan bersama.

%d blogger menyukai ini: