Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Mark Zuckerberg WhatsApp vs iMessage: iMessage Kalah Aman!

mark zuckerberg whatsapp vs imessage
Sumber: Meta
Indri Penulis

Klaim Mark Zuckerberg WhatsApp vs iMessage bikin heboh jagat dunia maya. Dengan percaya dirinya, Zuckerberg klaim WhatsApp lebih aman. Hm, benarkah?

WhatsApp dan iMessage adalah dua raksasa aplikasi chat online di dunia. WhatsApp adalah kebanggaan pengguna Android, sedangkan iMessage adalah kebanggan pengguna iPhone.

Sebagai dua aplikasi beda platform, harusnya tidak ada masalah ‘senggol bacok’ antara WhatsApp dan iMessage. Tapi CEO Meta, Mark Zuckerberg, sepertinya tidak berpikir seperti itu.

Klaim Mark Zuckerberg WhatsApp vs iMessage baru-baru ini bikin heboh di jagat media sosial. Dalam klaimnya, Mark Zuckerberg menyindir iMessage kalah aman dari WhatsApp.

Klaim Mark Zuckerberg WhatsApp vs iMessage

Jadi beberapa waktu lalu Mark Zuckerberg mengunggah postingan baru di akun Instagram-nya. Di postingan itu, Mark Zuckerberg menyinggung soal keamanan WhatsApp dan iMessage.

Dalam caption-nya, Mark Zuckerberg mengatakan kurang lebih seperti ini:

WhatsApp jauh lebih pribadi dan aman daripada iMessage. Dengan enkripsi end-to-end yang berfungsi di iPhone dan Android, termasuk obrolan grup.

Mark Zuckerberg tidak hanya memamerkan soal enkripsi end-to-end. Ia juga menyebutkan bahwa fitur-fitur privasi WhatsApp yang tak ada di rivalnya seperti Dissappear Message, dll.

Dengan WhatsApp Anda juga bisa mengatur agar semua obrolan baru menghilang dalam sekali klik. Dan tahun lalu, kami juga memperkenalkan pencadangan enkripsi end-to-end. Semua yang iMessage masih belum miliki,” lanjut Zuckerberg.

Lucunya, Zuckerberg menyandingkan sindiran bombastis itu dengan foto reklame aplikasi WhatsApp. Fyi, foto tersebut dibikin di atas Pennysylvania, Amerika Serikat.

Terlihat jelas kalau poster tersebut mendewakan fitur privasi WhatsApp dalam enkripsi end-to-end. Poster tersebut juga membandingkan Telegram dan iMessage yang seolah tak ada apa-apanya.

Baca Juga:  Tablet iPad Entry-Level Murah Rilis Oktober 2022 Bareng iPad Pro M2

Sindiran Balik Netizen

Postingan Mark Zuckerberg langsung diserbu netizen. Tak sedikit netizen yang berbaik hati membenarkan apa yang dikatakan Mark Zuckerberg.

Tapi di sisi lain, tidak sedikit juga netizen yang menertawakan tingkah Zuckerberg. Mayoritas netizen malah merasa lucu melihat sindiran ini dari pemilik Meta.

Aku tertawa setiap kali perusahaan ini (Meta) berbicara tentang privasi dan keamanan,” kata akun Instagram @timthomas135.

Aku senang selama semua dataku dibagikan dengan pengiklanmu,” kata akun @ourcommunityguidelines.

Tapi Meta menggunakan WhatsApp untuk menargetkan iklan berbasis minat. Sesuai yang tidak dimiliki iMessage,” timpal netizen @mediaarchitecture.

Kamu bohong sama siapa, ha?” pungkas netizen @adityeah_in.

Respon netizen yang seperti itu jelas bukan tanpa alasan. Pasalnya Meta selama ini terkenal sebagai perusahaan yang ‘gemar’ menjual datanya ke pihak lain.

Sudah tidak terhitung lagi kasus-kasus kebocoran data menimpa Meta. Nah contohnya yang paling heboh adalah kasus Cambridge Analytica yang terjadi beberapa tahun lalu.

Fyi, Cambridge Analytica bisa dibilang ada malapetaka besar buat Meta. Ini adalah salah satu kasus penyalahgunaan data terbesar di dunia.

Setidaknya ada 87 juta data pengguna Facebook yang disalahgunakan. Data tersebut dipakai untuk kepentingan kampanye pemilu presiden Donald Trump pada tahun 2016.

Karena terjerat kasus tersebut, Mark Zuckerberg harus menghadiri sidang besar. Namanya, posisinya dan perusahaannya terancam runtuh karena kasus tersebut.

Kasus Cambridge Analytica tidak hanya menjadi luka kelam bagi Meta. Tapi pengguna Facebook juga ikut merasakan trauma mendalam terkait keamanan data mereka.

Jadi walaupun sekarang Mark Zuckerberg mati-matian mempromosikan keamanan aplikasinya, mungkin itu percuma. Soalnya mayoritas pengguna jelas akan sulit percaya dengan klaim yang dibuatnya.

Baca Juga:  Fitur Reaksi WhatsApp Sekarang Dukung Semua Jenis Emoji

Rivalitas Meta dan Apple Kian Membara

Di sisi lain, rivalitas antara Meta dan Apple saat ini benar-benar makin membara. Sindiran demi sindiran saling mereka lemparkan dan bikin netizen gemas sendiri.

Sebelumnya, Meta pernah menyindir Apple dalam hal metaverse. Meta dengan lantang menyebutkan bahwa Apple ‘ikut-ikutan’ mereka terjun ke ranah metaverse.

mark zuckerberg whatsapp vs imessage
Sumber: Meta

Nggak tinggal diam, Apple langsung melancarkan serangan balik kepada Meta. CEO Apple, Tim Cook, meragukan eksistensi metaverse dan kontribusinya untuk peradaban dunia di masa mendatang.

Menariknya, sindiran Apple soal metaverse Meta keluar nggak lama setelah Elon Musk. Sebelumnya Elon Musk juga sempat nyinyir ke Meta tentang hal konsep metaverse mereka.

Dan yah.. Seperti yang kita tahu, Meta nggak mau tinggal diam. CEO Meta, Mark Zuckerberg langsung turun tangan buat melempar balik sindiran pedas ke Apple.

Apple mungkin berhasil memukul telak Meta soal teknologi metaverse bikinannya. Tapi Meta punya senjata jitu yakni dengan membahas soal keamanan privasi iMessage milik Apple.

Namun kembali lagi, apapun klaim Mark Zuckerberg WhatsApp vs iMessage, itu percuma. Karena sebagian besar pengguna WhatsApp mungkin sulit mempercayainya lagi. Apakah kamu salah satunya?