Meta Mau Bikin Fitur Buat Bikin Serta Jual NFT di Instagram dan Facebook

Indri Penulis

Meta dengar-dengar mulai tertarik sama NFT nih. Gosipnya Meta bakal menghadirkan fitur untuk bikin dan jual NFT buat Instagram serta Facebook.

Selama beberapa bulan terakhir, NFT memang telah menjadi topik panas di berbagai pelosok dunia. Orang biasa, artis, bahkan berbagai perusahaan kini mulai mencari peruntungan lewat NFT (non-fangible token).

NFT sendiri merupakan barang digital unik dengan kepemilikan yang diverifikasi oleh blockchain (dalam banyak kasus, jaringan Ethereum). Namun blockchain sebenarnya tidak benar-benar menyimpan barang digital, melainkan cuma tautan file di tempat lain (bisa dibilang NFT lebih seperti tanda terima kasir, daripada kepemilikan barang sesungguhnya).

Walaupun NFT tidak berbentuk barang fisik, namun entah kenapa akhir-akhir ini NFT telah menjadi tren baru di dunia. Bahkan raksasa teknologi sekelas Meta kabarnya juga mulai tertarik dengan NFT. Nggak tanggung-tanggung, Meta gosipnya berniat menghadirkan fitur integrasi NFT di Instagram dan Facebook.

Dilansir dari Financial Times, Meta kini tengah mencari cara agar dapat mengintegrasikan fitur NFT ke Instagram dan Facebook. Rencana tersebut kabarnya masih dalam tahap awal, jadi belum ada banyak informasi yang bisa kami bagikan. Kami juga belum tahu kapan fitur tersebut bakal meluncur di Instagram dan Facebook.

Namun konon, fitur tersebut bakal memungkinkan pengguna Instagram dan Facebook untuk mengatur NFT sebagai gambar profil mereka. Bahkan dengar-dengar, fitur tersebut juga bisa dipakai untuk bikin dan jual NFT baru lho.

Hm, sebenarnya nggak mengejutkan kalau Meta mau menekuni dunia NFT. Apalagi mereka terkenal sebagai perusahaan yang suka ikut-ikutan tren.

Contohnya beberapa waktu lalu saat metaverse sedang booming banget, Meta rela menggelontorkan banyak uang untuk mengembangkan konsep metaverse pertama mereka.

Coba kita lihat dulu perkembangannya. Rencana Meta soal NFT ini bakal berhasil atau nggak. Btw, dari pada terlalu fokus ke hal lain, mungkin Meta harusnya fokus dulu untuk memperbaiki sistem keamanan di media sosialnya (khususnya Facebook). Apalagi data pengguna media sosial besutan Meta terkenal ‘sering boncos’ alias kerap bocor.

Gimana menurutmu?

    %d blogger menyukai ini: