Microsoft Jadi Pemilik Baru Perusahaan Game Bethesda Softworks

microsoft xbox bethesda

Kabar luar biasa. Kini Bethesda Softworks, perusahaan yang menghasilkan seri game Elder Scrolls, Fallout, Wolfenstein, DOOM, dll, berada di bawah Microsoft. Hal ini merupakan hasil dari kesepakatan pembelian perusahaan induk Bethesda, ZeniMax Media.

Microsoft membeli ZeniMax Media senilai $7,5 milyar. Tapi mengingat berbagai studio game yang ada di bawah naungannya (tepatnya di bawah Bethesda Softworks), misalnya: Arkane (Dishonor), MachineGames (Wolfenstein), id Software (DOOM), dan Tango Gameworks (The Evil Within).

Pengumuman ini pun memiliki momen yang tepat. Karena Microsoft segera melepas dua konsol terbarunya, Xbox Series X dan Xbox Series S, pada tanggal 10 November 2020. Tentunya hal ini bisa menyedot minat banyak gamer di seluruh dunia.

Ya, apalagi kalau bukan berhubungan dengan koleksi game untuk Xbox. Terutama game eksklusif. Hal ini pastinya menyangkut persaingan dengan rival terdekatnya, PlayStation dari Sony. Persaingan semakin memanas.

koleksi game Bethesda Softworks

Mungkin koleksi game dari berbagai studio di bawah Bethesda tidak serta merta eksklusif untuk dua konsol terbaru Microsoft. Yah, bagaimanapun Xbox sudah menunjukkan beberapa game yang akan hadir.

Selain itu sudah ada pula game buatan studio di bawah Bethesda yang rilis eksklusif untuk PlayStation 5. Misalnya Deathloop dari Arkane Studios dan GhostWire: Tokyo garapan Tango Gameworks yang akan hadir sekitar tahun 2021.

Walau Microsoft sudah membeli ZeniMax Media, yang berarti juga termasuk Bethesda, Phil Spencer menyatakan pada Bloomberg kalau akan menghormati perjanjian yang sudah ada. Namun nantinya, semua game Bethesda akan hadir di Xbox dan PC. Sementara “untuk konsol lain akan tergantung pada tiap kasus.”

Kemudian, tidak lupa juga kalau ada Xbox Game Pass. Artinya, Microsoft akan membawa berbagai koleksi game dari Bethesda lintas perangkat. Dengan Xbox Game Pass Ultimate, game-game tersebut kemungkinan juga bisa hadir di smartphone Android lewat teknologi cloud (streaming game).

%d blogger menyukai ini: