Microsoft Ganti Karyawan Portal MSN dengan Teknologi AI

portal msn

Sebuah berita menarik menyebutkan kalau Microsoft akan mengganti sebagian karyawan yang bekerja di situs MSN dengan teknologi artificial intelligence (AI). Hal ini kembali memicu perdebatan lama.

Salah satu perdebatan soal teknologi AI dan robotik adalah kekuatiran mereka akan mengganti tenaga kerja manusia di masa depan. Teknologi tersebut memang semakin canggih dan sudah mulai digunakan di berbagai industri.

Kalau kita ingat, Amazon sudah membuat supermarket tanpa kasir beberapa waktu lalu. Kemudian, robot Spot buatan Boston Dynamics juga sudah mulai beroperasi di berbagai industri. Belum lagi kalau kita bicara soal drone.

Menurut The Seattle Times, Microsoft tidak akan memperpanjang kontrak sekitar 50 pemburu berita yang bekerja pada situs portal berita MSN. Kontrak tersebut akan berakhir sekitar tanggal 30 Juni 2020.

Microsoft sendiri disebut memberi pernyataan kalau seperti perusahaan, mereka melakukan evaluasi secara rutin. Hal ini akan berimbas pada peningkatan invetasi (sumber daya) di beberapa bidang, dan, dalam beberapa kesempatan, penyesuaian di bidang lain. Keputusan ini tidak berhubungan dengan pandemi.”

Salah satu sumber The Seattle Times menyebutkan kalau teknologi AI akan menggantikan pekerjaan, yaitu dengan memakai algoritma untuk mencari berita populer dari rekan penerbit. Lalu teknologi itu juga akan membuat judul yang lebih menarik atau menambah gambar yang lebih sesuai.

Salah satu karyawan kontrak yang terkena imbas mengatakan bahwa penggunaan sistem semi-otomatis sudah berjalan selama beberapa bulan. Namun kini, pemakaian teknologi AI benar-benar digenjot maksimal. Ia juga menambahkan kalau cukup kecewa tenaga mesin menggantikan manusia, namun begitulah kejadiannya.

Kembali lagi, suka tidak suka, beberapa pekerjaan yang tadinya menggunakan tenaga manusia kelihatannya memang mulai beralih pada teknologi AI dan robotik. Apalagi ketika kita bicara dunia digital.

Yang membuat lebih tidak nyaman tentu saja kondisi pandemi saat ini. Walau perwakilan Microsoft menyatakan bahwa pemakaian teknologi AI ini tidak berhubungan dengan pandemi, tetap saja terdapat fakta kalau jumlah pengangguran di Amerika meningkat.

Memang mungkin serba salah. Di satu sisi ada kegairahan untuk kemajuan teknologi beserta semua efisiensinya, di sisi lain ada pengorbanan yang terjadi. Tidak heran kalau banyak yang kuatir dengan hal ini.

%d blogger menyukai ini: