Niat Tebarkan Body Positivity, Tara Basro Berpotensi Kena UU ITE

tara basro body positivity

Baru-baru ini Tara Basro mengunggah foto seksi di Twitter untuk menyebarkan body positivity. Foto aktris andalan Joko Anwar ini pun menggemparkan internet. Apalagi karena mendapat kritikan tajam Menkominfo.

Bentar-bentar, apa sih body positivity itu?

Body positivity adalah sikap yang bertujuan untuk membuat orang-orang menerima bentuk tubuh apa adanya, yang tidak sesuai semua standar cantik yang dibangun oleh media. Contohnya pandangan kalau cantik itu harus putih dan langsing. Apa benar begitu? Tidak juga.

Dalam unggahan yang sudah dihapus tersebut (tapi di Instagram masih ada yang sejenis), Tara Basro memperlihatkan aktris kelahiran Jakarta itu memiliki lipatan lemak di paha, lipatan perut dan lengannya. Bahkan foto tersebut memperlihatkan strech mark yang dihindari kebanyakan perempuan.

tara basro body positivity
Foto Tara Basro di Twitter

Karena unggahannya tersebut, sontak saja publik bereaksi macam-macam. Para perempuan kebanyakan mendukung Tara Basro dan merasa tersanjung dengan keberaniannya. Namun sebagian juga ada yang kontra. Hal yang sudah biasa terjadi, kan~

Kembali lagi, tepat beberapa jam setelah unggahan tersebut menyebar, tiba-tiba saja Menkominfo melalui Ferdinan Setu mengatakan bahwa Tara Basro punya potensi melanggar UU ITE karena menyebarkan konten pornografi. Yah, Boomers lagi nih~ (ingat kasus Kimi Hime?)

Ferdinan mengatakan “Jelas dia melanggar UU ITE pasal 27 ayat 1 terkait pornografi”. Ferdinan mengatakan pihak Kominfo akan melakukan pengecekan terkait foto tersebut sebelum menambil tindakan. Hari ini, Menteri Kominfo Johnny G Plate mengatakan bahwa ternyata postingan Tara Basro tidak melanggar UU ITE karena merupakan bagian dari seni. Boomers nggak konsisten nih~

Yah sedih banget nggak sih kalau hidup jadi Tara Basro? niat ingin menebar kebaikan eh malah hampir dijerat pasal. Akibat dari postingan bertema body positivity tersebut, Tara Basro menuai banyak pujian dari berbagai pihak. Ia seperti berani mengungkapkan apa yang orang-orang lain tak berani ungkapkan.

Tara Basro, let yourself bloom~

Sementara itu, OK Boomers?

%d blogger menyukai ini: