Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Google akan Terapkan Otentikasi 2 Faktor Otomatis, Ini Efeknya Buat Akunmu

gambar: Google
Indri Penulis

Google baru-baru ini mengumumkan kalau mereka bakal mendaftarkan pengguna ke1 dalam otentikasi 2 faktor. Memang apa sih efeknya?

Otentikasi dua faktor (2FA) bukanlah hal yang asing. Mengingat sistem keamanan ini sudah sering dipakai berbagai platform untuk melindungi data informasi pengguna.

Melalui postingan blog-nya, Google mengatakan kalau mereka otomatis bakal mendaftarkan pengguna ke dalam otentikasi 2 faktor. Tujuannya untuk melindungi akun pengguna supaya lebih aman.

Walau embel-embelnya ‘otomatis,’ tapi tidak semua akun bisa didaftarkan ke otentikasi 2 faktor. Hanya akun yang telah ‘dikonfigurasi dengan tepat’ lah yang bakal didaftarkan dalam waktu dekat (kapan waktunya masih belum dijelaskan).

Oke, mari kita kesampingkan dulu kapan waktu pendaftaran akun Google ke dalam 2FA. Hal yang lebih penting adalah apa gunanya 2FA buat akun Google?

Jadi dengan mengaktifkan 2FA, tak akan ada lagi ‘akses yang mencurigakan atau tidak sah’ ke akun Google. Contohnya ketika ada orang lain yang berusaha mengakses akun kita dan berniat jahat, sistem 2FA bakal menghalau mereka.

Tak cuma mengumumkan sistem 2FA, Google rupanya juga telah meluncurkan perbaikan pada Password Manager-nya. Lewat perbaikan ini, pengelola kata sandi Google bakal memberi akses cepat ke pengguna saat pemeriksaan keamanan. Secara gamblangnya, Google bakal mengisi otomatis password-mu.

Sistem ini juga bakal memberi tahu kamu, apakah kata sandimu pernah dibobol atau belum. Lebih serunya lagi, sistem ini juga bakal menyarankan ‘kata sandi baru’ ke kamu, jika kata sandi lama sudah pernah dibobol atau dirasa kurang kuat.

Terakhir, perusahaan juga menghadirkan fitur pengimpor kata sandi. Fitur ini bakal memudahkan kamu untuk mengekspor atau mengimpor kata sandi antara Google dan salah satu pengelola kata sandi di Android.

Baca Juga:  Pelanggan Google Cloud akan Bisa Melacak Jejak Karbon Lewat Gmail

Dengan adanya tiga fitur di atas, keamanan kata sandi serta informasi akun Google bakal lebih tinggi. Apalagi kamu juga dibekali kemampuan untuk mengelola kata sandi.

Yah, sepertinya ini adalah ‘secuil’ langkah awal yang diambil Google demi terciptanya ‘dunia bebas kata sandi.’ Sebab raksasa teknologi ini menganggap kalau kata sandi sudah terlalu ‘kuno’ dan punya risiko keamanan buat akun pengguna. Apalagi kalau kata sandinya lemah dan dipakai secara berlebihan.

Rupanya raksasa teknologi lain, Microsoft, juga seirama dengan Google lho. Perusahaan ini juga menganggap kata sandi terlalu lemah, dan mereka ingin menghapus pemakaian kata sandi.

Wew, kalau di masa depan kata sandi benar-benar dihilangkan dari berbagai platform, pasti yang paling diuntungkan adalah orang-orang yang gampang lupa (Haha. Termasuk saya). Enak dong, nggak perlu susah-susah mengingat kata sandi.