Panduan Orang Tua Saat Memberikan Ponsel ke Anak

Apakah kalian ingin memberikan ponsel ke buah hati? Simak dulu panduan orang tua sebelum memberikan ponsel ke anak berikut ini.

Ponsel adalah benda yang paling penting saat ini. Sebab tidak bisa dipungkiri, ponsel bisa membantu manusia dalam segala hal.

Sementara itu, pengguna ponsel saat ini hampir tidak mengenal batasan usia. Dari anak-anak hingga orang tua, kini mempunyai ponsel.

Lalu bagaimana dengan anak, apa tidak berbahaya membiarkan anak mempunyai ponsel? Sebenarnya bahaya atau tidaknya, itu tergantung cara pakai dan pengawasan orang tua.

Jika kalian saat ini ingin memberikan ponsel ke anak, maka bacalah panduan berikut ini. Kali ini saya akan berbagai panduan untuk orang tua ketika ingin memberikan ponsel ke anak.

Sumber Gambar : The Sun

Panduan Saat Memberi Ponsel ke Anak

Pilih Ponsel dengan Spesifikasi Terbatas

Kita perlu memahami sifat anak-anak terlebih dahulu. Anak-anak cenderung memiliki sifat ingin tahu. Mereka akan mengeksplorasi apa pun yang ada di depannya, termasuk ponsel.

Jika ponsel hanya sebagai media komunikasi orang tua dan anak, maka pilihlah yang punya spesifikasi terbatas. Sebab ponsel ini tidak punya fitur istimewa, sehingga anak akan jarang bermain gadget.

Sumber Gambar : Samsung

Namun jika ponsel digunakan untuk media pembelajaran, maka gunakanlah smartphone atau tablet. Salah satu tablet yang bisa kalian gunakan adalah Samsung Galaxy Tab A With S Pen.

Tablet di atas telah dibekali fitur parental control. Sehingga tablet ini bisa mengawasi anak-anak saat menggunakan gadget.

Kunci Ponsel dan Aplikasi

Hal ini bisa kalian terapkan pada HP biasa mau pun smartphone. Ponsel yang dikunci otomatis tidak akan bisa dibuka oleh anak. Lama-kelamaan, anak-anak akan bosan dan enggan bermain ponsel.

Di sisi lain, kalian juga bisa mengunci beberapa aplikasi saja. Misal aplikasi hiburan atau yang berhubungan dengan pekerjaan. Jangan sampai pekerjaan kalian kacau karena anak-anak mengutak-atiknya ya.

Selain itu, cobalah mengelompokkan beberapa aplikasi dalam satu folder. Misal folder hiburan, berisi aplikasi YouTube dan game.

Jangan lupa, password folder tersebut supaya anak tidak bisa membukanya. Cara ini akan mengantisipasi anak saat diam-diam bermain gadget di luar jam pemakaian.

Hindarkan Anak dari Media Sosial

Sumber Gambar : Cyprus Moms

Bahaya ponsel untuk anak tidak hanya karena game. Selain game, media sosial juga bisa mengancam anak-anak. Oleh karena itu, saya sarankan agar anak-anak dihindarkan dari media sosial.

Media sosial akan menghubungkan anak dengan dunia luar. Jika tidak diawasi dengan ketat, anak-anak bisa menjadi sasaran tindak kriminal seperti penculikan, hingga pemerkosaan.

Buat Batas Waktu Penggunaan

Batas maksimal penggunaan ponsel untuk anak adalah 4 jam 17 menit (per hari). Jika lebih dari itu, dikhawatirkan anak bisa kecanduan bermain ponsel.

Lalu kapan waktu tepat untuk memberikan ponsel ke anak? Jika ingin memberikan gadget ke anak, kalian bisa pilih siang hari, atau saat kalian senggang. Jadi kalian bisa mengawasi anak dengan maksimal.

Sering Memantau Anak

Sebagai orang tua, kalian diharapkan untuk tidak malas memantau anak. Perhatikan setiap gerak-gerik anak ketika bermain ponsel.

Ketika anak sudah selesai menggunakan ponsel, teliti benda tersebut. Periksa history atau percakapan anak di media sosial. Jika ada hal mencurigakan, bicarakan baik-baik ke anak sambil beri nasihat.

Aktifkan Kontrol Orang Tua

Saat ini berbagai aplikasi telah menghadirkan fitur parental control. Salah satu aplikasi yang menerapkan fitur ini adalah Google Family Link, YouTube, Facebook, dll.

Untuk mengawasi anak, kalian bisa mengaktifkan fitur tersebut. Fitur ini akan membatasi aktivitas anak, dan memberikan kalian notifikasi jika anak melakukan hal mencurigakan.