Fitur Komunitas WhatsApp Yang Perlu Kamu Tahu

komunitas whatsapp featured
Anom Penulis

Akhirnya WhatsApp mempublikasikan visi fitur Komunitas mereka. Setelah tercium kehadirannya dalam versi Beta, kini kita bisa melihat lebih jelas lagi akan seperti apa fitur tersebut.

Visi tersebut WhatsApp jelaskan melalui situs resmi Meta. Walau mirip, bentuk fitur Komunitas ini hadir agak berbeda dengan apa yang terlihat di aplikasi pesan berbasis organisasi atau kelompok, seperti Slack dan Discord.

Mari kita lihat.

Fitur Komunitas WhatsApp

Komunitas akan berfungsi menjadi payung dari beberapa percakapan Grup. Dengan kata lain, beberapa Grup berbeda bisa berada di dalam satu Komunitas jika memiliki kesamaan tema (sesuai pengaturanmu).

Hal ini memang mirip dengan aplikasi seperti Slack atau Discord yang memiliki Server dengan berbagai Channel di dalamnya. Namun tampilan Komunitas di aplikasi WhatsApp berbeda dengan di aplikasi lainnya (walau belum semua tampilan ditunjukkan saat ini).

penampilan fitur komunitas WhatsApp

WhatsApp juga memberikan peralatan untuk mereka yang menjadi Admin. Seperti membuat pengumuman ke seluruh Grup yang menjadi bagian Komunitas, atau memilih Grup mana yang akan menerimanya.

Pengembangan Percakapan Grup

Melalui pengumuman ini, WhatsApp juga memberitahu pengembangan yang terjadi pada percakapan Grup. Entah Grup itu masuk Komunitas atau tidak.

Beberapa fitur baru Grup WhatsApp itu meliputi:

  • Panggilan suara sampai 32 orang dan pengguna bisa bergabung hanya dengan satu kali tekan tombol.
  • Reaksi emoji agar anggota grup bisa memberi respon tanpa mengirimkan pesan baru.
  • Meningkatkan kiriman file sampai 2GB.
  • Admin bisa menghapus pesan yang dianggap tidak sesuai dari semua percakapan.

Beberapa pengembangan fitur percakapan Grup ini memang juga sudah tercium melalui versi Beta. Misalnya reaksi emoji dan pengiriman file sampai 2GB.

Sayangnya, WhatsApp belum memberitahu dengan jelas kapan fitur Komunitas dan Grup yang baru ini meluncur ke pengguna. Jadi yah, silakan bersabar.

    %d blogger menyukai ini: