8 Hal Yang Harus Dipertimbangan Sebelum Beli iPhone X

warna iphone x

iPhone X, handphone mutakhir dari Apple, sudah beredar. Walau segala sesuatu yang berbau iPhone atau Apple selalu menggoda, ada beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan sebelum kamu beli iPhone X.

Di atas kertas, iPhone X memang tampak mengkilat, dahsyat, dan menggebrak. Apple—seperti biasa—menyebut handphone ini sebagai sebuah terobosan teknologi. “Say hello to the future”, kata mereka.

Memang, iPhone X melakukan beberapa terobosan, yang sebelumnya belum pernah ada di iPhone. Sistem kamera TrueDepth, mengganti Touch ID dengan Face ID, wireless charging, layar bezeless, dll. Supaya obyektif, beberapa teknologi itu sudah ada di handphone lain, jauh sebelum ini.

Saya pun membayangkan, apa saja yang harus diperhatikan sebelum membeli iPhone X?

Harga iPhone X

harga iphone x di salah satu toko online
Harga iPhone X di salah satu toko online

Sudah jelas, hal ini menjadi pertimbangan pertama waktu mau beli iPhone X. Apple membandrol iPhone X dengan harga $999 untuk versi paling murah. Luar biasa.

Sejauh yang saya lihat (di berbagai berita dan toko online ketika artikel ini ditulis), harga iPhone X di Indonesia berkisar di angka Rp 20.000.000 ke atas. Dahsyat!

Daya tahan iPhone X


Seiring tersedianya iPhone X, beberapa uji ketahanan dilakukan oleh beberapa pihak, seperti CNET, PhoneBuff, SquareTrade (firma asuransi handphone). Mereka menemukan bahwa iPhone X cukup ringkih.

CNET melakukan drop test dengan ketinggian 3 feet (0,9 m) dua kali. Yang pertama jatuh di bagian belakang terlebih dulu, yang kedua jatuh di bagian muka. Hasilnya, kaca yang melapisi retak dan frame stainless steel tergores.

PhoneBuff menyebut bahwa walau secara fisik iPhone X lebih baik dari iPhone 8, ada beberapa kendala muncul. Salah satunya untuk unlock handphone tersebut.

Sedangkan SquareTrade menyebut bahwa kaca yang membungkus iPhone X cukup rentan. Begitu kaca retak, kamu akan bermasalah dengan layar dan Face ID.

Tentu saja kalau kamu berhati-hati tidak akan menemukan masalah. Kalau kamu termasuk orang ceroboh, yah… lebih baik pilih yang lain.

Biaya perbaikan

biaya perbaikan iphone x

Kita sudah tahu kalau harga iPhone X mahal. Biasanya, harga perbaikan barang mahal juga akan tinggi. Hal ini berlaku untuk iPhone X.

Halaman dukungan Apple Amerika menyebutkan dua harga perbaikan. Untuk perbaikan layar saja seharga $279. Sedangkan perbaikan lain mencapai $549. Sedangkan Apple Singapura menyebutkan S$418 untuk layar saja, dan S$828 untuk perbaikan lainnya.

Sekali lagi, kalau kamu termasuk orang yang berhati-hati (atau beruntung), kamu tidak akan menemukan masalah. Tapi kalau tidak, jangan beli iPhone X atau bersiaplah merogoh kocek dalam-dalam.

Perubahan cara penggunaan

Apple merubah banyak hal yang menjadi inti filosofi desainnya dengan menghilangkan tombol Home di iPhone X. iPhone X memanfaatkan lebih banyak gestur untuk mengoperasikannya.

Joanna Stern dari Wall Street Journal bahkan sampai membuat panduan untuk menunjukkan semua gestur tersebut. Fast Company, media yang memfokuskan diri pada inovasi dan desain, menyebutnya sebagai “mimpi buruk pengalaman penggunaan“. Menyebut bahwa dengan iPhone X, Apple meninggalkan moto Steve Jobs, dan menjadi “ultimate mess“.

Di sisi lain—supaya adil—Engadget menyebut bahwa iPhone X memang membutuhkan waktu agar kita terbiasa. Kalau kamu sudah terbiasa (apalagi pernah pakai iPad Pro), maka penggunaan iPhone X boleh dibilang natural.

Sebagai pengguna Macbook, saya paham bahwa gestur tangan di produk Apple layak dipuji. Memang kalau sudah terbiasa, penggunaan gestur tangan (tanpa banyak menggeser kursor) memang menyenangkan.

Face ID tidak seakurat yang dijanjikan

Face ID adalah sistem pengenalan wajah di iPhone X yang menggantikan Touch ID yang menggunakan fingerprint scanner. Apple menggunakan banyak teknologi untuk Face ID. Mulai dari infra merah, TrueDepth camera, neural engine, dll. Apple menyebut bahwa foto tidak bisa menipu Face ID. Sayangnya, kemudian tersiar bahwa orang kembar bisa.

Mashable menguji kemampuan Face ID. Salah satu dari kembar identik membuat identifikasi, dan yang lain mencoba masuk menggunakan wajahnya sebagai otentikasi. Nyatanya, hal tersebut berhasil. Beberapa percobaan lain juga dilakukan oleh berbagai pihak.

Di dalam artikelnya, BGR menyebut bahwa dalam beberapa kasus, Face ID melakukan update data dan beradaptasi pada perubahan wajah. Hal tersebut sesuai dengan panduan Apple (Face ID minta konfirmasi passcode sebelum update).

Tentu saja di kehidupan nyata, kemungkinan orang lain yang sangat mirip dengan kita dan punya kesempatan memegang handphone milik kita cukup kecil.

Beberapa fitur sudah hadir di handphone lain

Beberapa fitur iPhone X yang layak disebut adalah layar bezeless dan wireless charging. Kedua hal tersebut terhitung baru untuk iPhone. Tapi kita bisa dengan mudah menemukan fitur tersebut di handphone lain. Bahkan di handphone flagship yang terhitung lama.

Xiaomi Mi MIx sudah memiliki layar bezeless di tahun 2016, dan Mi Mix 2 menyusul di tahun 2017. Kemudian LG G6 dan Samsung Galaxy S8 juga memilikinya. Dengan mudah kamu bisa menemukan hal ini di handphone lain.

Bicara soal wireless charging, bahkan Lumia 920 dengan Windows Phone (almarhum) sudah memilikinya di tahun 2012. Dulu pun saya pernah membahas tentang enaknya memakai wireless charging.

Kamera iPhone X bukan yang terbaik

Sebelum ini saya pernah membahas handphone dengan kamera terbaik 2017 berdasar uji coba DxOmark. Saat itu, iPhone X belum beredar. Nah, setelah itu, ternyata posisi puncak masih belum berubah. Secara keseluruhan, Google Pixel 2 masih jadi handphone dengan kamera terbaik.

iPhone X duduk di posisi kedua, dan setara dengan Huawei Mate 10 Pro. DxOmark menyebut bahwa untuk foto, iPhone X memang luar biasa dan mengalahkan Pixel 2. Tapi di sisi video tidak seperti yang diharapkan.

Animoji

animoji karaoke bohemian rhapsody

Animoji adalah animasi emoji berdasar gerak wajah kita. Fitur ini adalah hasil dari teknologi kamera Apple. Seperti saya sebut ketika iPhone X diumumkan, fitur ini adalah salah satu yang paling menarik.

Hal itu terbukti dengan tren Animoji Karaoke yang menghantam internet bertubi-tubi. Tren ini membuktikan bahwa Animoji memang seru dan menyenangkan. Entah tren apalagi yang bisa muncul dari fitur satu ini.

—

Itulah beberapa hal yang layak kamu pertimbangkan sebelum membeli iPhone X. Selain harga, biaya perbaikan, dan fitur yang ada di handphone lain, beberapa hal lain mungkin kritik yang cukup spesifik.

Harus diakui bahwa Apple adalah trendsetter. Beberapa hal yang sebelumnya ada (dan biasa saja), bisa jadi tren ketika Apple menggunakannya. Kalau kamu termasuk orang yang mengejar tren—dan mampu mengejarnya—tentu saja hal ini bisa jadi pertimbangan lain.

Sedangkan saya, yah… saya memilih sadar diri. Melihat pertimbangan di atas, saya tahu kalau semua kebutuhan saya sudah tercukupi dengan handphone dengan harga yang lebih terjangkau. Jadi, saya rasa saya akan membiarkan iPhone X melintas, lalu melambaikan tangan.

Permisi.

More Stories
Tutorial Sederhana Cara Mengganti Nada Dering WhatsApp