Rekomendasi Anime Mengerikan Bertema Urban Legend

Urban legend bisa dikatakan sebagai cerita rakyat modern, yang telah menyebar dari satu orang ke yang lain. Biasanya, cerita-cerita seperti ini digunakan sebagai selingan percakapan beberapa orang saat tengah berkumpul.

Namun terlepas dari kebenaran cerita tersebut, mungkin kalian secara tidak langsung akan tetap mendengarkan hingga cerita selesai. Hal ini terjadi karena besarnya rasa penasaran dengan kelanjutan cerita itu.

Lalu apa jadinya jika urban legend diadaptasi kedalam sebuah anime, yang kental dengan audio-visual dan imajinasi?

Layaknya di Indonesia, Jepang sebagai negara asal anime juga mempunyai urban legend yang cukup banyak. Walaupun jumlahnya tidak sebanding dengan vending machine yang tersebar diseluruh negeri.

Urban legend kerap diadaptasi kedalam anime bertema horor. Dan berikut ini beberapa anime bertema urban legend yang patut kalian tonton:

Jigoku Shoujo (Hell Girl)

Terdapat sebuah urban legend tentang situs ‘Hotline to Hell,’ atau jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia menjadi ‘Sambungan ke Neraka.’

Situs tersebut hanya bisa diakses tepat saat tengah malam, serta oleh manusia yang jiwanya sudah mati rasa, karena telah dipenuhi oleh dengki dan dendam.

Menariknya dalam setiap episode, anime ini terbagi dalam beberapa format subcerita yang mengisahkan satu karakter yang sedang putus asa dalam menghadapi hidup.

Karena terlalu putus asa, akhirnya dia ingin terhubung ke situs neraka itu. Jika berhasil terhubung, maka ‘Gadis Neraka’ yang bernama Ai Enma akan mendatanginya.

Gadis tersebut akan memberikan sebuah boneka voodoo. Boneka tersebut bisa digunakan untuk melenyapkan seseorang yang membuat si penghubung dendam.

Jika utasan benang merah itu dia tarik, maka dia sudah menjalin kontrak dengan Enma. Setelah itu, Enma dan rekannya akan menyiksa orang yang diminta sang klien.

Namun harga yang dibayar untuk urusan ini sangat mahal. Jika misi berhasil, maka dia akan diberi tato. Jadi ketika nanti dia mati, dia akan masuk neraka bersama orang yang sudah dilenyapkan itu selamanya.

Toshi Densetsu Monogatari Hikiko (Urban legends Story Hikiko)

Ini adalah animasi video orisinal (OVA) yang menghadirkan sentuhan CG 3-D. Anime ini mengangkat kisah urban legend Mori Hikiko.

Hikiko  adalah gadis pemalu dan pendiam. Semasa hidupnya, dia selalu disiksa oleh teman sekelas, warna di lingkungan sekitar, hingga keluarganya sendiri.

Konon setelah tewas, dia sering gentayangan di bawah jembatan atau tangga sekolah, untuk memangsa korban yang datang maupun sengaja menegurnya.

Walaupun penyajian visual dalam anime ini terlihat kasar dan tidak enak dipandang, namun OVA ini mampu menciptakan nuansa yang sangat mencekam dan membuat ngeri.

Requiem from the Darkness

Anime ini mengambil latar waktu Periode Edo, atau sekitar era keruntuhan ke-shogun-an Tokugawa. Dan diera itu, ada seorang penulis buku teka-teki anak bernama Momosuke Yamaoka.

Tidak hanya cerdas, dia juga sangat pandai dalam menulis cerita yang bisa membuat anak-anak tertarik. Karena merasa jenuh, akhirnya Momo beralih menulis cerita horor.

Dia ingin menyelesaikan buku Hyakumonogatari atau 100 Cerita Hantu. Supaya karyanya semakin terlihat nyata, maka dia mulai petualangan panjang mengelilingi Jepang.

Selama petualangan, dia berusaha menggali urban legend yang bisa dijadikan materi menulis. Dalam perjalanan tersebut, dia bertemu dengan tiga Ongyou.

Ketiga makhluk spiritual ini bertindak sebagai detektif, untuk mengungkap kebenaran dari berbagai mitos yang beredar di masyarakat.

Bersama ketiga Ongyou tersebut, Momo hampir selalu mengalami kejadian ganjil dan mengerikan. Bahkan kejadian-kejadian tersebut cukup menggoyahkan moralnya.