Review Samsung Gear Fit2 Pro: Cocok Buat yang Sporty

Samsung Gear Fit2 Pro merupakan smartband terbaru yang dikeluarkan oleh Samsung di tahun ini. Untuk siapa dan bagaimana gear yang memiliki desain seperti gelang ini? 

Saya sudah menggunakan smartband ini selama satu bulan, dan ini adalah review Samsung Gear Fit2 Pro.

Design

Desain dari Samsung Gear Fit2 Pro cocok buat kalian yang sporty, bentuk yang simpel dan menyerupai gelang pada umumnya (dengan tambahan layar tentunya), membuat gear ini terlihat seperti aksesoris futuristik.

Gear Fit2 Pro dibungkus dengan material dari karet, tak beda jauh dengan smartband pada umumnya.

Meski hanya menggunakan karet, saya merasa nyaman saat menggunakannya. Hal yang berbeda saya alami ketika mencoba MiBand, Fitbit dan Garmin. Saya bisa menggunakan Gear Fit2 Pro seharian, bahkan pernah saya gunakan ketika tidur.

Memang, ketika bersentuhan dengan air, akan membuat smartband ini terasa lengket dikulit dan membuatnya menjadi kurang nyaman.

Oh ya, Samsung Gear Fit2 Pro ini didesain untuk tahan air hingga kedalaman 50 meter, jadi aman untuk dipakai saat berenang atau mandi. Mungkin air laut akan menjadi pengecualian di sini.

Samsung Gear Fit2 Pro hanya memiliki dua tombol, yang satu berfungsi sebagai tombol power, yang lain berfungsi sebagai tombol back.

Untuk mempermudah penggunaan, smartband ini dibekali dengan layar sentuh yang sudah menggunakan teknologi Gorilla Glass.

Sedikit kekurangan dari desain smartband ini adalah, kita tidak bisa mengganti strap-nya secara mandiri. Harus dibawa ke Samsung service centre.

Performa

Secara mengejutkan, fitur yang dibawa oleh smartband ini tidak jauh berbeda dengan smartwatch milik Samsung. Bisa dibilang, perbedaan gear ini dengan beberapa smartwatch Samsung lainnya hanyalah pada desain.

Kita bisa mendapatkan notifikasi smartphone seperti telepon, pesan teks, aplikasi dll.

Fitur utama lainnya, kita bisa melacak jumlah langkah, kalori yang terbakar, jumlah lantai yang kita naiki, kualitas tidur hingga denyut jantung secara otomatis. Untuk menggunakan fitu-fitur tersebut, kita tak perlu melakukan input manual.

Untuk fitur-fitur lain, seperti melacak kalori makanan, jumlah air dan kafein yang diminum harus dicatat secara manual melalui smartband atau aplikasi Samsung Health.

Saat saya mencoba menggunakan fitur-fitur di atas, saya cukup puas dan terkesan terhadap performa dari smartband ini. Smartband ini akan mendeteksi secara otomatis bahwa kita melakukan aktivitas olahraga, jadi tak perlu lagi mengaturnya. Deteksi otomatis tersebut terjadi jika kita bergerak selama 10 menit tanpa henti.

Berbicara mengenai aktivitas olahraga, Samsung Gear Fit2 Pro mampu mencatat berbagai macam olahraga, seperti berlari, berjalan, bersepeda, hiking, pelatih elips, sepeda statis, mesin langkah, treadmill, renang, tekuk lutut, crunch, squat, lompat bintang, pilates, yoga, dan dayung. Nah, jika salah satu aktivitas olahraga tersebut sering kalian lakukan, maka gear ini cocok buat kalian.

Fitur menarik lain adalah GPS tracking. Dengan fitur tersebut, kita bisa melacak rute yang kita lalui saat berolahraga.

Baterai

Untuk sebuah smartband, Samsung Gear Fit2 Pro memiliki daya tahan baterai rata-rata. Selama pemakaian normal, gear ini bisa bertahan hingga 2 hari. Namun jika GPS diaktifkan terus-menerus, maka gear hanya bisa bertahan satu hari saja.

Yang saya suka dari bagian ini adalah charging dock-nya yang sudah wireless, jadi kita tidak perlu repot memasang kabel ke gear, cukup meletakkan Gear Fit2 Pro ke dock tersebut. Oh ya, paket pembelian dari gear ini hanya mendapatkan dock wireless charger saja, tidak dengan kepala charger-nya.

Kesimpulan

Secara performa, saya tidak mengalami masalah dan puas dengan apa yang diberikan oleh Samsung Gear Fit2 Pro. Namun dengan harga ritel Rp 2.499.000, apakah gear ini layak beli? mengingat ada beberapa gear serupa yang memiliki fitur tak jauh beda dengan harga yang jauh lebih murah (seperti FitBit Charge 2 ataupun Garmin Vivofit).

Jika kalian adalah pengguna Samsung, maka gear ini adalah pilihan tepat. Dengan ekosistem Samsung Health yang sudah terpasang secara default, proses sinkronisasinya akan lebih mudah dan seemless. Selain itu, kalian akan mendapatkan layanan purna jual yang baik serta brand yang sudah melekat sebagai produsen smartphone mahal.

Tapi jika kalian ingin mencari gear yang value for money, masih ada beberapa pilihan lain.

BELI SEKARANG