Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner

Rumor Samsung Galaxy S22 Menawarkan Kamera Olympus 200MP!

Indri Penulis

Gosip terbaru Samsung Galaxy S22 kembali beredar. Samsung Galaxy S22 rumornya akan menggunakan kamera Olympus 200MP.

Acara Galaxy Unpacked bakal digelar kembali pada bulan Agustus mendatang. Menurut bocoran besar-besar yang beredar baru-baru ini, ada banyak produk yang akan dikenalkan dalam acara tersebut seperti ponsel lipat Galaxy Z Fold 3, Galaxy Z Flip 3, dll.

Setelah acara itu selesai, orang-orang otomatis bakal fokus pada seri andalan Samsung yang berikutnya. Karena nggak ada jajaran Galaxy Note di tahun ini, Samsung Galaxy S22 Series otomatis bakal jadi rangkaian flagship berikutnya dari Samsung.

Digosipkan rilis Januari 2022, beragam rumor seputar ponsel andalan ini cukup santer beredar. Baru-baru ini ada rumor yang mengatakan kalau ponsel ini akan menggunakan kamera Olympus 200MP.

kamera samsung galaxy s22
Sumber : LetsGoDigital

Dilansir dari SAMMOBILE, Samsung Galaxy S22 akan menggunakan kamera 200MP, dengan sistem kamera lima lensa yang mengusung branding Olympus.

Buat yang belum tahu, Olympus adalah produsen kamera dan teknologi optik asal Jepang. Mereka secara global terkenal punya kualitas super tinggi.

Produsen smartphone bekerja dengan merek kamera profesional memang jarang terjadi. Sebelum Samsung, perusahaan realme kabarnya juga menggandeng Kodak untuk bikin ponsel realme GT terbaru.

Khusus Samsung, kerjasama seperti ini mungkin bakal jadi yang pertama kalinya. Untuk urusan siapa yang “pertama kali” mendekati target, gosipnya Olympus lah yang pertama mendekati Samsung untuk mengajak kerja sama dalam teknologi kamera Samsung.

Kalau ada pertanyaan, apakah Samsung benar-benar butuh Olympus untuk partner bikin kamera? Mungkin tak terlalu. Sebab sebelumnya, Samsung juga pernah bikin kamera mirrorless kelas profesionalnya sendiri.

Saat ini pun Samsung juga boleh dibilang berhasil memimpin dalam teknologi kamera smartphone. Jadi kolaborasi dengan Olympus mungkin lebih bermanfaat dari sudut pandang pemasaran dibanding teknologi.

    %d blogger menyukai ini: