[UPDATE] Microsoft Jadi Salah Satu Perusahaan Yang Akan Beli TikTok

microsoft tiktok

Wow, ini benar-benar kabar yang mengejutkan. Ya, Microsoft dikabarkan menjadi salah satu perusahaan yang akan membeli TikTok. Lho, bagaimana bisa?

Begini.

Tuntutan Pemerintahan Amerika

Sebagai layanan media sosial yang berasal dari Cina, TikTok sudah cukup lama menjadi sorotan pemerintah negara barat. Terutama dengan adanya kekuatiran kalau pemerintah Cina memanfaatkan TikTok untuk mendapat data warga Amerika.

Sebelum ini, TikTok sudah berusaha mengambil langkah strategis untuk mendekati pihak barat dengan menarik Kevin Mayer sebagai CEO. Kevin Mayer sebelumnya adalah seorang petinggi di Disney. Kevin sendiri langsung menjawab masalah pribvasi itu dan mengambil langkah dengan membuat TikTok lebih terbuka.

Namun tekanan itu semakin berat. Bloomberg menyebutkan kalau pemerintahan Trump berencana mengambil keputusan untuk menuntut ByteDance (perusahaan pemilik TikTok) untuk melepas/membagi kepemilikannya.

Nah, kita tiba di kabar menariknya.

Charles Gasparino, koresponden senior Fox Business Network, juga menyebutkan hal yang sama. Hanya saja, ia menambahkan kalau ada spekulasi di Wall Street kalau kepemilikan itu bisa dijual ke perusahaan Amerika. Salah satu nama perusahaan yang disebut akan membeli adalah Microsoft.

Yang lebih menarik lagi, Charler Gasparino kemudian menyebutkan kalau kabar Microsoft sedang dalam negosiasi untuk membeli TikTok sudah dikonfirmasi.

Tentu saja kabar ini menghebohkan dan memancing perdebatan. Di luar Xbox, Microsoft lebih dikenal sebagai perusahaan perangkat lunak yang punya fokus pada bisnis dan produktivitas. Bahkan media sosial yang mereka miliki pun berbasis bisnis, yaitu LinkedIn.

Entah apa yang akan terjadi kalau Microsoft benar-benar membeli TikTok. Apakah nantinya TikTok akan runtuh atau tetap bertahan dan semakin populer? Yah, walau disebut sudah mendapat konfirmasi, hal ini masih dalam tahap pembicaraan.

Hm, bagaimana kalau nama Facebook juga masuk dalam hitungan?

UPDATE

Berdasar sumber mereka, Reuter mengabarkan kalau perusahaan di balik TikTok, ByteDance, mengajukan proposal pada pemerintah Amerika. ByteDance akan keluar sepenuhnya dari operasional dan Microsoft akan mengambil alih operasional TikTok di Amerika. Namun, disebutkan juga kalau perusahaan Amerika lain bisa mengambil alih TikTok di Amerika Serikat.

Sebelum ini ByteDance masih berusaha mempertahankan sebagian saham mereka di TikTok untuk sektor Amerika. Tapi pemerintah Amerika menolak keinginan itu.

Beberapa investor lain juga sudah menawarkan agar ByteDance mengalihkan kepemilikan TikTok ke mereka. Di antaranya ada Sequoia dan General Atlantic. Penawaran itu disebut bernilai sekitar 50 milyar Dollar. ByteDance sendiri sebelumnya pernah ditaksir memiliki nilai sekitar 140 milyar Dollar, ketika salah satu pemegang sahamnya, Cheetah Mobile, menjual porsi mereka.

Pihak yang terkait—baik Gedung Putih, ByteDance, dan Microsoft—belum memberi komentar lebih jauh soal perkembangan ini.

UPDATE #2

Wall Street Journal (via The Verge) menyebutkan kalau pembicaraan antara Microsoft dan TikTok ditahan sementara akibat Presiden Trump menyatakan kalau akan melarang aplikasi TikTok di Amerika.

UPDATE #3

Melalui blog resmi, Microsoft menyatakan meneruskan diskusi untuk membeli TikTok di Amerika Serikat. Hal ini menyusul pembicaraan antara CEO Microsoft, Satya Nadella, dan Presiden Trump.

Microsoft memahami sudut pandang Presiden Trump dan berkomitmen untuk menjaga keamanan dan mendukung perekonomian Amerika pada proses pembelian ini. Microsoft berencana berdiskusi dengan ByteDance secepatnya dan menyelesaikannya sebelum 15 September 2020.

%d blogger menyukai ini: