Scan dokumen dengan Handyscan

Anom Penulis

Handyscan adalah sebuah aplikasi untuk memindai (scan) dan menyimpan dokumen. Yang disebut dokumen ini sebenarnya meliputi hampir apa saja. Dari catatan, foto, nota, brosur, poster, buku, dan lain-lain.

Aplikasi HandyScan ini menggunakan kamera ponsel sebagai media untuk scan data. Ya, pada dasarnya memang sama dengan memotret biasa. Tapi ternyata, tidak hanya itu. Handyscan memiliki banyak fitur menarik yang berguna.

Fitur Handyscan:

  • Scan dokumen, hampir semua tipe.
  • Trigger otomatis untuk mengurangi resiko ponsel bergoyang saat memencet tombol /tap untuk mengambil gambar
  • Pilihan resolusi scan dan pilihan penggunaan flash/blitz
  • Secara otomatis mengoptimalkan hasil scan
  • Zoom in/out saat melihat hasil scan
  • Meluruskan (align), memutar (rotate), dan memotong (crop) hasil scan
  • Koreksi perspekstif untuk gambar yang miring
  • Scan banyak halaman dan menyimpannya menjadi satu dokumen
  • Membuat halaman kolase dari beberapa hasil scan
  • Impor dan ekspor foto
  • Upload dan backup dokumen ke layanan cloud (SkyDrive dan Dropbox)
  • Pilihan kualitas saat mengirim dokumen
  • Menambahkan teks pada hasil scan (misalnya untuk mengisi formulir)
  • Scan tanda tangan, dan menambahkan tanda tangan tersebut pada dokumen lain yang di scan

Dari fitur-fitur di atas, banyak kemudahan yang bisa kita dapat. Kalau memotret sebuah dokumen dengan cara biasa kita harus menggabungkannya lagi kemudian, dengan Handyscan semua bisa dilakukan dalam satu kali kerja. Begitu pun apabila kita harus mengisi sebuah formulir, menambahkan tanda tangan, lalu mengirimnya kembali. Hal itu bisa dilakukan dengan mudah menggunakan aplikasi ini.

Handyscan tersedia baik dalam versi gratis, mau pun berbayar. Versi yang berbayar, selain tanpa iklan, juga menambahkan beberapa fitur menarik lain, yaitu: menyimpan dokumen dalam format PDF, pilihan email, dan restore backup.

Beberapa kelemahan yang kami temui adalah: agak sulit untuk menyesuaikan bidang gambar saat hendak mengkoreksi persektif, kadang koreksi perspektif tersebut pun gagal dilakukan, dan upload dokumen memakan waktu cukup lama (kadang masih suka error).

Download:

    %d blogger menyukai ini: