Diskon VPN terbaik: Klik di sini

Smart City Summit & Expo (SCSE) 2019 Digelar di Taiwan

smart city summit & expo

Smart City Summit & Expo (SCSE) telah memasuki edisi ke-6. Event ini diselenggarakan pada tanggal 16 Maret 2019, di Taipei, Taiwan.

Acara ini dihadiri lebih dari 300 perusahaan teknologi, dan mereka menghadirkan 50 artificial intelligence (AI). Selain itu ada pula pemimpin kotamadya setempat maupun dari luar negeri.

Smart City Summit & Expo 2019 merupakan pameran perdagangan smart city tahunan terbesar di Asia. Acara ini bertujuan untuk mempercepat penerapan teknologi AI dalam berbagai bidang.

Diharapkan AI dapat menjangkau seluruh bidang seperti transportasi, pendidikan, kesehatan, efisiensi energi, dan desain arsitektur.

Mr Yu Cheng, kepala Taiwan Smart City Solutions Alliance (TSSA) memaparkan bahwa, acara ini diikuti lebih dari 1700 profesional internasional dari 107 kota, serta 42 negara di seluruh dunia.

Ada pula beberapa delegasi bisnis asosiasi industri informasi seperti dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Myanmar, India, dan negara lain yang ikut acara ini.

Setidaknya lebih dari 2000 pengunjung internasional menghadiri acara tersebut. Jumlah ini menandai adanya peningkatan sebesar 30% dibanding tahun sebelumnya.

Sekitar 1250 stand didirikan oleh 337 peserta, untuk menampilkan beragam produk inovasi smart city. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 20% dibanding tahun lalu.

Terdapat forum diskusi yang diselenggarakan selama setengah hari di acara Smart City Summit & Expo (2019). Sementara itu, 65% dari acara dilakukan menggunakan Bahasa Inggris.

Terhitung ada lebih dari 33.000 pengunjung di acara SCSE 2019. Dan 19.000 pengunjung menghadiri forum diskusi.

Dalam acara SCSE 2019, terdapat empat sub-Expo yaitu Smart Healthcare Expo (SHE Taipei), Smart Education Expo, Intelligent Building Expo (IBE Taipei), serta Intelligent Transport System Expo (ITS Expo).

Sumber Gambar : Droid Lime

Smart Education Expo

Pameran ini bertujuan untuk mengenalkan tren teknologi di bidang pendidikan, serta memamerkan beragam aplikasi pendidikan di masa depan.

Smart Education Expo dianggap sebagai salah satu platform smart education terbesar di Asia Pasifik. Pengunjung bisa melihat berbagai aplikasi inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Sementara itu, Taiwan telah menampilkan kesiapan mereka untuk masa depan pendidikan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya permintaan peningkatan smart education.

Taiwan bekerjasama dengan beberapa petugas pelayanan pendidikan dari berbagai negara. Ini adalah bukti dadi dedikasi mereka untuk kemajuan pendidikan.

Selama SCSE 2019 digelar di Taipei, digelar pula diskusi antar pemimpin. Diskusi ini dimoderatori oleh Robert Ting, Vice President dari Mitac Information Technology Corporation.

Mitac sendiri adalah perusahaan yang ada dibalik E-Gate, yang baru-baru ini diimplementasikan pada beberapa Bandara Internasional.

Diskusi ini juga diikuti oleh para ahli smart city. Tantangan umum bagi para pendidik adalah salah satu hal yang dibahas dalam diskusi.

Panelis kemudian mempresentasikan solusi yang mereka terapkan di masing-masing negara. Misal mengadakan program pelatihan khusus untuk pendidik, agar minat belajar siswa meningkat.

Menariknya selama diskusi, Alexandros Papaspyridis, Higher Education Industry Solutions Director Microsoft, mengatakan bahwa Microsoft ingin membuat Minecraft dan LinkedIn relevan dengan dunia pendidikan.

Microsoft sendiri tidak melihat Minecraft hanya sebagai permainan. Namun game ini justru dinilai  bisa menjadi alat edukasi untuk meningkatkan kreativitas siswa.

Smart Healthcare Menjadi Prioritas Utama

Industri ICT dan rumah sakit global kini berdedikasi meningkatkan pelayanan.  Dan tujuan dari acara Smart Healthcare Expo adalah memberi solusi untuk semua peserta pameran.

Dan Taiwan telah memiliki teknologi canggih, yang kedepan bisa digunakan secara global oleh rumah sakit di dunia.

Dr Somkiat Tangkitvanich, Presiden dari Thailand Development Research Institute memaparkan pendapatnya bahwa, pengaturan kelas adalah kunci keberhasilan proses belajar mengajar.

Selain itu Tangkitcanich percaya bahwa, guru modern harus memiliki keterampilan untuk menggunakan teknologi. Hal ini akan memotivasi siswa untuk mau belajar.

More Stories
game MOBA android
5 Game MOBA Paling Populer Untuk Android