Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Sony Akan Membeli Bungie, Pembuat Game “Destiny” dan “Halo”

Anom Penulis

Pada tanggal 31 Januari 2022, Sony Interactive Entertainment mengumumkan jika akan membeli Bungie, pengembang game “Destiny.” Dengan begitu, Bungie akan bergabung dengan keluarga PlayStation.

Pembelian Bungie ini menarik. Minimal karena dua alasan. Yang pertama karena sebelum ini ada pengumuman Microsoft akan membeli Activision-Blizzard, dan yang kedua karena Microsoft dulu juga pernah memiliki Bungie.

popculture.id

Pembelian Bungie

Sony akan membeli Bungie dengan nilai $3,6 milyar. Bungie sendiri saat ini lebih terkenal sebagai pengembang game “Destiny 2,” sebuah game FPS multiplayer online yang sangat populer.

destiny 2

Menurut situs resmi PlayStation dan Bungie, Bungie akan tetap bergerak secara independen sebagai pengembang dan penerbit game secara multi-platform. Dengan begitu, game “Destiny 2” tetap akan beredar secara multi-platform, baik itu untuk PC, PlayStation, maupun Xbox.

Banyak Hal Menarik

Berdekatan dengan pengumuman Microsoft sebelumnya, pengumuman Sony ini tanpa sengaja memberi kesan tidak mau kalah.

Tapi memang nilai pembelian Bungie sebesar $3,6 milyar oleh Sony ini jauh di bawah nilai pembelian Activision-Blizzard oleh Microsoft yang hampir $70 milyar. Bisa kita maklumi, Bungie hanyalah satu studio dengan satu game unggulan, sementara Activision-Blizzard merupakan organisasi dengan banyak studio dan banyak game.

Yang menarik, pada tahun 2017-2018 game “Destiny 2” terbit di bawah bendera Activision. Baru sejak tahun 2019, Bungie menjadi penerbit game itu secara independen.

Hal menarik berikutnya, Bungie merupakan pencipta atau pengembang asli game “Halo.” Microsoft pernah membeli Bungie pada tahun 2000 untuk membuat game khusus Xbox, yaitu “Halo: Combat Evolved” yang meluncur pada tahun 2001.

Halo Combat Evolved Xbox cover

Bungie membuat trilogi game “Halo” (“Halo: Combat Evolved,” “Halo 2,” dan “Halo 3”) sebelum akhirnya berpisah dari Microsoft pada tahun 2007. Microsoft sendiri kemudian membentuk 343 Industries untuk meneruskan menggarap seri game “Halo.”

Potensi ke Depan

Pembelian Bungie oleh Sony ini mungkin tidak terbayangkan sebelumnya. Namun sebenarnya juga menarik bila kita bayangkan potensinya.

Dalam wawancara dengan GamesIndustry.biz, CEO PlayStation Jim Ryan mengatakan kalau mereka (Bungie) membuat game skala besar tanpa batas, sementara PlayStation lebih terkenal dengan permainan single-player berbasis cerita.

Dengan begitu pembelian ini sejalan dengan rencana Sony mengembangkan sayap mereka ke platform lain. Sebelum ini Sony sudah membentuk PlayStation PC untuk merilis game mereka di PC. Sony sendiri sudah merilis beberapa game eksklusif PlayStation di PC, seperti “Horizon Zero Dawn” dan “God fo War.”

Tentu, mengingat Sony juga punya bisnis hiburan (film “Spider-Man” dan “X-Men” misalnya), bukan tidak mungkin jika mereka ingin mengangkat game “Destiny” sebagai film atau serial. Yah, menyaingi serial “Halo” yang rilis di Paramount+.

Nah, kita lihat saja beberapa tahun ke depan, apa hasil dari pembelian Bungie oleh Sony ini.

    %d blogger menyukai ini: