Twitter Menguji Tampilan Baru Yang Lebih Simpel

situs baru twitter 2019

Twitter sedang menguji tampilan situs web baru. Lebih sederhana. Di samping itu terdapat beberapa fitur baru pula yang terlihat.

Dulu, Twitter hanya memiliki dua buah kolom di situs web-nya. Desain ini kemudian berubah menjadi 3 kolom. Namun pada uji coba desain baru, kelihatannya Twitter akan kembali memakai desain 2 kolom.

Twitter sudah mengumumkan uji coba ini. Kamu pun bisa melihat undangan uji coba di sidebar atau di dropdown menu di samping foto profil situs web.

tampilan baru situs twitter

Tampilan baru Twitter

Perubahan tampilan juga terjadi di dropdown menu. Di versi yang lebih baru, menu muncul sebagai pop-up sidebar (mirip seperti aplikasi Twitter di handphone) di sebelah kanan.Dengan begitu, walau caranya sama, konten menu bisa tampil lebih lengkap.

Selain itu, Twitter juga menambah tombol emoji di tweet baru, shortcut keyboard, fungsi Trend yang lebih baik, pencarian yang lebih canggih, dan banyak detil lain.

tombol emoji twitter

Tombol emoji di Tweet baru

Bagaimanapun cara kerja Twitter memang sederhana: Nge-tweet. Entah itu menyatakan opini, berbagi sesuatu (link, gambar, dll), ceramah (kultwit), atau yang sejenis. Hal ini berbeda dengan Facebook dan Instagram yang menimbun banyak fitur di dalam aplikasinya.

Jadi memang kurang masuk akal kalau situs Twitter penuh sesak dengan kolom. Hal ini pun kelihatannya disadari oleh Twitter. Toh kalau mau menjadi power user Twitter, kamu bisa memakai aplikasi seperti TweetDeck atau Tweeten.

advanced search twitter

Fungsi pencarian lanjutan di Twiiter

Namanya uji coba, jadi masih belum resmi. Kamu masih bisa kembali ke desain situs Twitter sekarang (dengan 3 kolom). Twitter masih melihat respon pengguna terhadap desain baru ini.

Di sisi lain, juga ada diskusi soal aplikasi Twitter untuk handphone. Bukan rahasia lagi kalau banyak pengguna menginginkan aplikasi memiliki true dark mode dengan warna hitam, bukan night mode yang dominan berwarna biru gelap.

Tren dark mode ini memang semakin banyak diterapkan. Baik di tingkatan sistem operasi (Windows 10 dan macOS Mojave), sampai berbagai aplikasi (misalnya YouTube).

Yang cukup menarik, Jack Dorsey (CEO dan Co-founder Twitter) menyatakan kalau ia sudah berdiskusi dengan Keyvon Beykpour (Pimpinan divisi produk Twitter). Jack menyebutkan akan menyelesaikan masalah dark mode tersebut.

(Juru tulis dan desain)

Hobi nonton film dan baca buku. Punya kekuatan super: doyan nongkrong dan ngobrol.