5 Tips Membuat Home Theater Sendiri di Rumah

Jika kalian pernah memimpikan mempunyai home theater sendiri di rumah, yang begitu besar dan megah, nampaknya di era yang serba canggih seperti sekarang ini semua bisa kamu wujudkan.

Memimpikan mempunyai home theater berkelas, sekarang bukan lagi sebuah angan-angan saja.

Pada umumnya, membuat home theather memang membutuhkan biaya yang tidak murah, namun itu semua bisa kamu atasi dengan beberapa tips-tips menarik.

Mulai dari ruangan

Sumber Gambar : bplansforhumanity.org

Pertama dan yang utama harus kamu perhatikan adalah segi ruangannya. Umumnya home theater memiliki nuansa yang gelap total.

Namun ternyata hal tersebut bukanlah aturan yang wajib dalam membuat home theater. Kamu bisa memilih untuk menggunakan penerangan yang redup.

Dan satu hal yang tak boleh kamu lupakan adalah untuk menaruh channel utama audio tepat dihadapan penonton. Hal ini berfungsi agar penonton bisa mendengarkan dialog film dengan jelas dan maksimal.

Ukuran layarnya harus tepat

Sumber Gambar : wkyc.com

Jika home theater identik dengan sebuah layar TV yang besar, sebaiknya jangan terlalu memaksa membelinya jika ukuran ruanganmu tidak begitu besar.

Kamu bisa menyesuaikan ukuran TV yang akan kamu beli dengan ukuran ruangan yang akan kamu jadikan home theater.

Kamu juga tak perlu memilih TV terbaru dengan teknologi tercanggih, yang terpenting pilih TV yang mendukung format Full HD (High Definition).

Untuk rekomendasi ukuran TV yang  terbaik adalah jarak antara penonton dengan TV dikalikan 0,84. Atau rumusnya seperti ini: Ukuran TV = Jarak x 0,84.

Kamu bisa mengukurnya sendiri agar TV yang kau pilih bisa sesuai dengan ruanganmu.

Speaker jangan abal-abal

Sumber Gambar : he.wikipedia.org

Meskipun tidak perlu menggunakan speaker yang mahal, namun bukan berarti kamu bisa membeli speaker yang abal-abal.

Pilihlah speaker dengan kualitas baik namun tetap dengan harga yang terjangkau. Kamu bisa meletakan channel utama speaker tepat berada di bawah atau diatas TV.

Sementara itu, kamu bisa meletakan surround speaker di sisi atas  atau samping, dan sedikit di belakang audience.

Sebaiknya hindarilah speaker yang mengarah langsung ke telinga, karena masing-masing speaker mempunyai jangkauan suara yang luas dan berbeda-beda.

Dan jika kamu ingin mendapatkan suara bass yang keren, itu bisa kalian dapatkan dari subwoofer yang mengeluarkan suara dengan frekuensi 80 Hertz atau bahkan lebih rendah.

Suara jangan sampai “bocor”

Sumber Gambar : billielourd.org

Salah satu aspek penting yang harus kamu perhatikan adalah jangan sampai ada kebocoran suara yang berasal dari luar area maupun dalam area.

Jika kebocoran suara terjadi, pastinya akan mengganggu kenyamanan kalian saat menonton film.

Maka dari itu untuk mencegahnya, kalian perlu menerapkan bahan akustik ke dinding belakang, dinding samping, dan area suara speaker.

Bukan hanya itu, kamu juga harus memperhatikan bagian pintunya. Kamu bisa menggunakan bahan lain seperti, karpet, kayu lapis, papan gypsum, atau parket untuk melapisi dinding dan lantai.

Pemilihan furniture harus tepat dengan ukuran ruang home theater

Sumber Gambar : rrbuilders.com

Dan yang kelima adalah kamu harus memperhatikan pemilihan furniture yang akan kamu gunakan untuk membuat home theater pribadi.

Kamu bisa memilih sofa dengan desain yang sederhana namun tetap nayaman ketika diduduki. Sofa yang sederhana ini berlaku jika ruangan home theater-mu terbatas.

Namun jika ruangan home theater-mu cukup luas, lebih baik kamu memilih kursi recliner agar kenyamananya lebih terjamin.

Jika ruanganmu memang memungkinkan, kamu juga bisa menambahkan meja kopi untuk menaruh cemilan dan rak untuk menyimpan koleksi film.

Dengan menerapkan beberapa tips diatas, dijamin kamu akan mendapatkan home theater pribadi imipianmu.

%d blogger menyukai ini: