Salah Kasih Centang Biru, Twitter Jeda Program Verifikasi Akun [Lagi?]

Indri Penulis

Gara-gara salah kasih centang biru ke akun palsu, Twitter kini putuskan untuk menjeda program verifikasi akun. Buat yang mau daftar, tahan dulu ya.

Program verifikasi akun memang telah ada sejak lama. Program semacam ini bisa kamu temukan di berbagai media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dll.

Fungsinya pun sama, yakni untuk membedakan mana akun yang benar-benar asli dan palsu. Biasanya akun centang biru bakal diberikan ke tokoh publik, artis, politikus, dll.

Sebagai salah satu media sosial terlaris di dunia, Twitter juga punya program verifikasi akun. Hanya saja program ini sempat dihentikan di tahun 2017, setelah mendapat reaksi keras karena memverifikasi salah satu penyelenggara di balik reli Unite The Right di Chaslottesville.

Mei tahun ini, Twitter kembali menghadirkan fitur tersebut dan telah merilis syarat baru buat pengguna yang ingin verifikasi akun. Permintaan pun membludak sejak program itu kembali dibuka (padahal belum dibuka untuk semua pengguna Twitter).

Saat program ini ‘sudah mau’ diperluas ke lebih banyak pengguna, Twitter pada tanggal 13 Agustus 2021 bikin pengumuman kalau mereka bakal menjeda program verifikasi hingga waktu yang nggak ditentukan.

Dikutip dari The Verge, Twitter sementara ini tak akan membiarkan orang baru mengajukan permohonan verifikasi. Hal ini terjadi setelah Twitter kecolongan memberikan tanda centang biru ke akun palsu (mereka berdalih dengan alasan ‘salah verifikasi’).

Bagaimana dengan pengguna yang sudah terlanjur mengajukan verifikasi akun? Twitter Verified mengatakan kalau pengguna yang sudah terlanjur melamar dan ‘memenuhi syarat,’ tetap bisa mendapatkan tanda centang biru.

Sementara buat pengguna yang ‘baru mau’ mengajukan verifikasi, Twitter belum bisa menerimanya. Menurut pernyataan salah satu juru bicara Twitter, mereka baru akan melanjutkan program verifikasi dalam beberapa minggu ke depan.

    %d blogger menyukai ini: