Apa Itu Markdown? Bagaimana Menggunakan Bahasa itu?

alternatif cara mengetik mudah dan cepat

Kalau kamu sering menulis dan memakai aplikasi catatan, kemungkinan besar kamu sering melihat istilah markdown. Namun apa sebenarnya markdown? Apa guna dan bagaimana cara memakai markdown?

Sebenarnya mungkin kamu sudah pernah memakainya. Hanya saja tidak menyadarinya. Nah, mari kita lihat sedikit lebih jauh.

Apa itu markdown?

Markdown adalah sebuah sistem untuk menandai ketikan/naskah, sehingga bisa menampilkan format tertentu. Contoh mudahnya adalah membuat huruf tebal, miring, dll.

Markdown juga merupakan salah satu bahasa marka, seperti HTML. Bahasa marka seperti ini akan memberi instruksi pada perangkat lunak (aplikasi) untuk menampilkan gaya sesuai penanda yang diberikan.

Rumit? Tidak juga.

Bahasa markdown justru dibuat untuk menghindari kerumitan atau hal yang terlalu teknis.

Apa guna bahasa markdown?

Secara sederhana, fungsi markdown adalah agar penulis bisa memformat naskah dengan mudah. Tanpa harus melakukan seleksi kata dan klik sana sini. Tapi juga tetap mudah dibaca tanpa penanda yang rumit (seperti di HTML).

Selain itu, bahasa ini juga dibuat agar bisa dengan mudah diubah ke dalam bentuk HTML (untuk penggunaannya di situs web).

Mungkin kamu menganggap lebih mudah melakukan seleksi dan melakukan format seperti di MS Words. Tapi di balik itu, ada bentuk kode yang lebih rumit ketika dipindah ke HTML.

Sampai di sini mungkin kamu masih belum mendapat gambaran yang jelas. Mari kita lanjut membahasnya agar bisa segera paham.

Bagaimana Menggunakannya?

Seperti tujuannya, cara menggunakan bahasa markdown sangat sederhana. Kamu hanya perlu menandai kata atau kalimat dengan tanda tertentu di awal dan akhirnya.

Salah satu contoh yang mudah adalah ketika kamu membuat format tulisan di WhatsApp. Format itu bukan murni markdown. Tapi mirip. Nah, terbayangkan?

Dalam kasus WhatsApp, alih-alih melakukan seleksi lalu memilih format (yang kebetulan tidak didukung WhatsApp), kamu hanya menambahkan tanda bintang di awal dan di akhir kata untuk membuat huruf tebal. Misalnya: *tebal*.

contoh mengetik dengan markdown
Contoh mengetik dengan bahasa markdown

Dengan begitu, saat kamu mengetik, kamu tidak sibuk dengan seleksi kata (dengan kursor) dan menekan tombol. Tidak hanya di aplikasi handphone saja. Tapi juga di aplikasi komputer. Pada akhirnya, kamu bisa lebih fokus pada isi ketikan daripada sibuk “mempercantik” naskah.

Tentu saja dengan sedikit catatan. Kamu harus hafal tanda markdown. Walau cukup banyak, untuk bentuk format umum, sebenarnya cukup sederhana dan mudah dihafalkan.

Apa saja tanda markdown?

Berikut beberapa penanda markdown yang umum digunakan (dari commonmark.org):

Ketik atau … hasil
*Italic* _Italic_ Italic
**Bold** __Bold__ Bold
## Heading 2 Heading 2
———

Heading 2

[Link](http://a.com) [Link][1]

[1]: http://b.org
Link
![Image](http://url/a.png) ![Image][1]

[1]: http://url/b.jpg
> Blockquote

Blockquote

* List
* List
* List
– List
– List
– List
  • List
  • List
  • List
1. One
2. Two
3. Three
1) One
2) Two
3) Three
  1. One
  2. Two
  3. Three
Horizontal Rule
Horizontal Rule
***
Horizontal Rule


`Inline code` with backticks Inline code with backticks
“`
# code block
print ‘3 backticks or’
print ‘indent 4 spaces’
“`
····# code block
····print ‘3 backticks or’
····print ‘indent 4 spaces’
# code block
print '3 backticks or'
print 'indent 4 spaces'

Ya, beberapa memang tampak rumit untuk dihafalkan. Tapi toh, kalau untuk sekedar mengetik biasa, tidak semua tanda markdown akan kita gunakan.

Yang paling umum adalah membuat judul (Heading), huruf tebal, huruf miring, memasukkan tautan (link), membuat kutipan (blockquote), dan daftar (baik dengan poin atau nomor).

Aplikasi yang mendukung

Seperti sudah disebut di atas, WhatsApp menggunakan sistem format yang berdasar markdown. Aplikasi chatting lain yang mendukung format seperti ini adalah Skype dan Slack.

Nah, kalau bicara soal aplikasi untuk menulis atau aplikasi catatan, daftarnya cukup banyak.

  • iA Writer (Windows, macOS, Android, iOS)
  • Typora (Windows, Linux, macOS [beta[)
  • Caret (Windows, macOS, Linux)
  • Bear (macOS)
  • Ulysses (macOS)
  • Byword (macOS)
  • Boostnote (aplikasi catatan untuk programmer — Windows, macOS, Linux)
  • Highland (aplikasi menulis naskah film — macOS)
  • WordPress (layanan blog)

Sebenarnya masih banyak lagi aplikasi yang mendukungnya. Tapi tentunya akan terlalu bertele-tele menyebut semuanya.

Tapi, seperti yang kamu lihat dari gambar di atas, saya juga menulis artikel ini menggunakan markdown di aplikasi Bear. Lihat sendiri bagaimana jadinya.

Nah, sekarang kamu mungkin sudah lebih bisa memahami apa itu bahasa markdown. Kalau kamu memang hobi menulis (atau pekerjaanmu memang menulis), kamu bisa mencoba cara alternatif ini.

Siapa tahu, dengan menguasainya, kamu bisa mengetik lebih cepat dan lebih efisien. Selamat mencoba.

More Stories
Ragnarok Gravindo Resmi Merilis Job Baru, Super Novice!
Ragnarok Gravindo Resmi Merilis Job Baru, Super Novice!