Awas Bahaya Aplikasi VivaVideo, Gudangnya Malware!

Apakah kalian termasuk pengguna aplikasi VivaVideo? Awas hati-hati! Ternyata aplikasi VivaVideo punya banyak bahaya dan jadi gudangnya malware.

Aplikasi VivaVideo mungkin sudah tidak asing lagi untuk banyak orang. Apalagi aplikasi ini sering dipakai untuk mengedit video.

VivaVideo sendiri sampai saat ini telah dipasang lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia. Alasan kenapa aplikasi ini disukai salah satunya karena mudah digunakan.

Tapi tahu kah kalian kalau pertanya aplikasi VivaVideo menyimpan segudang bahaya?

Bahaya Aplikasi VivaVideo

VivaVideo adalah aplikasi yang dibuat oleh QuVideo Inc. QuVideo Inc adalah perusahaan asal China yang beralamat di Hangzhou.

Sumber Gambar : Down-Soft

Rekam jejak QuVideo Inc sebagai pengembang aplikasi memang terbilang buruk. Selain punya VivaVideo, perusahaan ini juga punya aplikasi lain yang tidak kalah berbahaya.

Contohnya adalah VidStatus. Ini adalah tools status video di WhatsApp. Aplikasi diketahui bakal meminta 9 izin berbahaya seperti membaca keadaan ponsel, GPS, sampai akses kontak.

Tidak hanya itu, VidStatus juga telah dicap sebagai sumber malware untuk Microsoft. Ini karena VidStatus ternyata punya Trojan Android (AndroRat) yang bisa mencuri PayPal dan dana bank pengguna.

Sekarang ini giliran VivaVideo yang menjadi sorotan banyak pihak. Sama seperti VidStatus, aplikasi edit video yang satu ini juga diketahui meminta izin akses berbahaya ke smartphone Android.

Dikutip dari situs VPNPro, aplikasi ini bisa membaca dan menulis file ke drive eksternal. Tidak hanya itu, VivaVideo juga dikabarkan bisa mengetahui lokasi spesifik pengguna.

Padahal kalau dipikir-pikir, VivaVideo adalah aplikasi edit video. Otomatis aplikasi ini tidak membutuhkan akses lokasi kan? Nah, ini yang akhirnya menjadi tanda tanya.

Sebenarnya bukan pertama kali ini VivaVideo dianggap berbahaya. Tahun 2017 lalu, VivaVideo juga sempat disebut sebagai salah satu aplikasi pembawa malware.

Bahkan saking bahayanya, beberapa negara sampai melarang penggunaan aplikasi ini. India contohnya. Negara ini melarang militernya memasang aplikasi VivaVideo.

Alasannya karena VivaVideo punya banyak malware dan bisa mengetahui lokasi pengguna. Takutnya, hal tersebut disalahgunakan hacker dan dapat mengancam keamanan negara.

Itulah bahaya yang dimiliki VivaVideo. Bagaimana, kalian masih berani menginstalnya?

%d blogger menyukai ini: