Bill Gates Resmi Tinggalkan Dewan Direksi Microsoft

Selamat tinggal, Gates!

gambar: Village Global
Indri Penulis

Bill Gates mengumumkan kalau dirinya telah tinggalkan Microsoft. Keputusan ini dia ambil setelah 12 tahun mundur dari CEO Microsoft.

Bill Gates dan Microsoft adalah dua hal yang seolah tidak bisa dipisahkan. Dimana kita mendengar nama Bill Gates, pasti itu akan merujuk ke Microsoft. Yah, secara pendiri Microsoft adalah Gates dan Paul Allen.

Pria paruh baya itu telah memegang jabatan CEO Microsoft selama bertahun-tahun. Setelah mundur dari posisi CEO, Gates kemudian masuk dalam dewan direksi Microsoft pada tahun 2008.

Tapi baru-baru ini, Bill Gates mengumumkan kalau dia telah tinggalkan dewan direksi Microsoft. Kira-kira apa alasan Gates meninggalkan Microsoft?

Sumber Gambar : Tinh Te

Bill Gates Resmi Tinggalkan Microsoft

Sebenarnya keputusan Gates meninggalkan Microsoft bukan tiba-tiba. Sebab selama ini Gates telah menghabiskan sebagian besar waktunya untuk beramal di Bill & Melinda Gates Foundation.

Walau waktunya terbagi antara di Yayasan dan perusahaan, tapi Gates masih bagian dari Microsoft. Tapi pengumuman ini telah menandai berakhirnya masa jabatan Gates di raksasa perangkat lunak itu.

Kepergian Gates ini datang saat Microsoft sedang mempersiapkan konsol video game terbarunya, Xbox Series X. Microsoft sebentar lagi juga akan meluncurkan Microsoft Surface Neo, PC layar ganda, dan layanan streaming game Project xCloud.

Gates sendiri telah duduk di dewan direksi Microsoft sejak 2008. Menurut CNBC, saat dia mundur dari CEO, Gates masih punya 1,36% saham Microsoft.

Gates mengatakan kalau dirinya nanti akan menjadi ‘penasihat teknologi’ CEO Microsoft, Satya Nadella. Tapi itu lebih terlihat seperti gelar daripada jabatan resmi ya.

Microsoft sendiri belum menyebutkan siapa pengganti Gates. Tapi CEO Microsoft telah merilis pernyataan terkait pengunduran diri Bill Gates.

Merupakan suatu kehormatan bisa bekerja dan belajar dari Bill selama bertahun-tahun. Bill mendirikan perusahaan kami dengan keyakinan pada kekuatan demokratisasi perangkat lunak,” kata Satya Nadella.

Dewan telah mendapat banyak manfaat dari kepemimpinan dan visi Bill. Microsoft akan terus mendapat manfaat dari saran Bill untuk mendorong produk dan layanan kami di masa depan,” lanjutnya.

Lalu bagaimana Microsoft tanpa Gates? Tentu bakal berbeda. Apalagi Gates adalah orang yang berperan penting dalam kenaikan popularitas Microsoft.

Keputusan Gates meninggalkan Microsoft mungkin agak mempengaruhi investor. Tapi karena Gates tetap akan menjadi penasihat teknologi, jadi itu tidak akan jadi masalah lagi.

    %d blogger menyukai ini: