Blackberry Akan Hentikan Penjualan Smartphone Android

Wafat untuk kedua kalinya?

blackberry priv android

Kabar yang cukup menarik datang. Blackberry akan menghentikan penjualan smartphone Android miliknya pada tahun ini. Hm, apakah Blackberry akan wafat untuk kedua kalinya?

Mungkin seperti itu. Blackberry mengumumkan hal itu melalui akun Twitter resmi. Singkatnya, Blackberry akan berhenti menjual smartphone Android produksinya pada tanggal 31 Agustus 2020.

Pada pengumuman itu, Blackberry juga menyebutkan akan terus didukung oleh layanan pelanggan dan layanan purna jual sampai 31 Agustus 2022. Belum jelas bagaimana halnya dengan update sistem Android di ponsel yang ada sekarang.

Berikut pengumuman Blackberry:

Setelah sempat merajai pasar ponsel dunia, Blackberry surut seiring semakin populernya Android. Pada tahun 2015, Blackberry beralih ke sistem operasi Android dari sistem operasi buatannya sendiri. Smartphone berbasis BB10 pun gugur di medan laga. Ponsel Android pertama yang dikeluarkan Blackberry kemudian adalah Priv.

Pada tahun 2016, Blackberry mengumumkan kalau mereka akan berhenti merancang ponsel sendiri. Kemudian, TCL Communication menjadi pemegang lisensi global di bawah nama “Blackberry Mobile”. Selain itu ada lisensi untuk India dan Indonesia.

Model smartphone Android yang terakhir dirilis oleh Blackberry Mobile adalah Blackberry Key2 LE di tahun 2018. Di samping itu ada pula seri Evolve khusus untuk India, dan Aurora khusus untuk Indonesia.

blackberry key2 le

Pada pernyataan Blackberry di atas TCL Communication juga berterima kasih pada semua rekan dan pelanggan yang sudah setia menggunakan Blackberry. Mereka juga berterima kasih pada setiap orang yang bekerja di tim Blackberry Mobile selama ini.

Kelihatannya pengumuman ini benar-benar sudah menjadi “ketok palu” bagi Blackberry. Apakah ada yang ingin melanjutkan nama itu? Kelihatannya, kalau menilik penjualan selama ini, sangat kecil kemungkinannya.

Kejadian ini tentu juga mengingatkan kita pada nasib Nokia beberapa tahun lalu ketika Windows Phone jatuh. Tapi nama Nokia masih beruntung karena berhasil bangkit di tangan HMD Global. Bahkan sempat berprestasi.

Persaingan smartphone memang semakin keras. Terutama dengan hadirnya merek asal Cina yang berani memberi harga murah dan membombardir pasar dengan banyak model (walau beda spesifikasinya tipis-tipis). Jangankan Blackberry, HTC dan LG yang dulu jadi rekan Google untuk Nexus saja terseok. Bahkan Samsung pun kalah di wilayah tertentu seperti India.

Yah, bagaimana lagi? Jadi, sudah saatnya kita ucapkan selamat berpisah pada Blackberrry?

%d blogger menyukai ini: