Bocoran Baru Sebutkan Samsung Galaxy Z Flip Tanpa Kamera 108MP

gambar render samsung galaxy z flip
Gambar: Let's Go Digital

Galaxy Z Flip merupakan salah satu smartphone yang dikabarkan akan dirilis oleh Samsung pada tanggal 11 Februari mendatang. Banyak rumor sudah beredar. Namun yang bocoran paling baru sedikit mengecewakan.

Samsung Galaxy Z Flip disebut sebagai sebuah ponsel lipat seperti Motorola RAZR. Artinya, berbeda dengan Galaxy Fold yang mengubah ponsel menjadi tablet, Z Flip lebih seperti ponsel yang dilipat jadi lebih ringkas.

Sebagai ponsel yang akan menjadi terobosan, smartphone ini dirumorkan dengan segala kecanggihan yang ada. Termasuk kamera 108MP, yang juga dirumorkan akan hadir di Samsung Galaxy S20.

Namun bocoran terbaru justru sedikit mengecewakan. Ponsel ini dikatakan memiliki spesifikasi yang relatif “biasa”. Tanpa sensor kamera 108MP.

Bocoran ini datang dari Ishan Agarwal, yang menyebutkan bocoran spesifikasi melalui Twitter. Ia menyebutkan kalau Z Flip akan memiliki layar 6,7 Dynamic AMOLED, kamera utama 12MP, kamera depan 10MP, kapasitas penyimpanan 256GB, baterai 3300mAh atau 3500mAh, dan dengan skin Android OneUI 2.1.

Sebagai ponsel yang akan mendobrak, spesifikasinya memang terlihat biasa saja. Yah, untuk ukuran sebuah ponsel flagship. Tapi memang dari sisi desain, sangat inovatif. Layak kita lihat mana yang lebih berhasil nanti saat dirilis untuk publik, apakah Z Flip atau Motorola RAZR.

Sebelum ini juga sudah pernah ada penampakan foto ponselnya (saat masih diduga sebagai Galaxy Fold 2). Selain itu, CEO Samsung Telecommunication, DJ Koh, juga pernah menyebutkan kalau desainnya terinsprasi oleh tempat bedak dari Lancôme.

foto bocoran samsung z flip
Gambar: XDA Developers

Yah, apapun nama atau spesifikasinya, yang menjadi pertaruhan Samsung di ponsel ini jelas konstruksinya. Samsung kelihatannya benar-benar percaya bahwa ponsel lipat merupakan masa depan.

Tentu saja hal ini baru bisa kita lihat seiring waktu. Seperti keberhasilan Apple membawa iPhone sebagai standar ponsel dengan layar sentuh. Apakah kepercayaan Samsung ini akan berhasil? Hm, mungkin lebih tepat kalau pertanyaannya: Seberapa cepat adaptasi ponsel lipat dipakai publik?