1,3 Juta Data Pengguna Aplikasi Bocor, Clubhouse Membantah

clubhouse icons

Menyusul prahara bocornya data pengguna Facebook dan LinkedIn, kini giliran aplikasi Clubhouse. Sebanyak 1,3 juta data pengguna aplikasi Clubhouse bocor di belantara internet.

Aplikasi Clubhouse memang sangat populer di awal tahun 2021. Aplikasi ini berhasil menciptakan fenomena yang serupa seperti Snapchat dan TikTok, ketika berbagai media sosial berlomba membuat fitur sejenis.

Clubhouse sendiri baru memiliki aplikasi di platform iOS, dengan versi Android akan segera terbit. Ironisnya, selain belum sepenuhnya merambah dunia, ia sudah punya banyak pesaing, seperti Twitter Space, Facebook Hotline, atau Discord Stage Channel.

Data Pengguna Aplikasi Clubhouse Bocor

Laporan mengenai bocornya data Clubhouse hadir dari Cybernews. Mereka menyebutkan sebuah database SQL berisi informasi 1,3 juta pengguna Clubhouse beredar di forum hacker.

gambar: Cybernews

Cybernews mengatakan kalau data tersebut meliputi berbagai informasi pengguna, seperti: User ID, nama, alamat URL foto, username, username Twitter, jumlah follower, jumlah pengguna yang mereka ikuti, tanggal akun dibuat, dan juga siapa yang mereka undang ke Clubhouse.

Clubhouse Membantah

Namun, Clubhouse membantah hal tersebut. Mereka menyatakan kalau tidak ada pembobolan pada sistem mereka. Lagipula, jenis data pengguna yang dikabarkan bocor itu bukan informasi pribadi.

Jenis data itu terhitung informasi publik dan bisa kamu lihat melalui aplikasi atau lewat API Clubhouse. Akun resmi Clubhouse di Twitter menyebutkannya.

Siap Sedia

Memang dari apa yang Cybernews katakan, tidak ada informasi pribadi seperti nomor kartu kredit yang bocor. Bantahan Clubhouse pun sahih.

Namun, tidak ada salahnya kamu berjaga-jaga. Ubahlah password secara berkala. Kalau kamu merasa repot, gunakan password manager. Selain bisa bikin password yang rumit, kamu tidak perlu mengingat semua password yang kamu punya. Aplikasi bisa mengisinya secara otomatis.

%d blogger menyukai ini: