Firefox Sebentar Lagi akan Luncurkan Fitur Terjemahan Halaman Otomatis

Firefox sebentar lagi akan meluncurkan fitur terjemahan halaman otomatis. Fitur ini hampir mirip dengan yang dilakukan Google Chrome.

Saat ini menerjamahkan situs secara otomatis baru bisa dilakukan di browser Chrome. Sedangkan browser lain seperti Firefox masih membutuhkan layanan tambahan sebagai penerjemah.

Baru-baru ini, pengembang Firefox sedang menguji coba fitur terjemahan halaman otomatis. Fitur ini akan menerjemahkan situs secara otomatis tanpa menggunakan layanan penerjemah tambahan.

Lalu seperti apa cara kinerja fitur terjemahan otomatis ini? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Fitur Terjemahan Halaman Otomatis Firefox

Menerjemahkan situs asing memang kerap diperlukan banyak orang. Saya pribadi kadang harus menerjemahkan situs asing agar menjadi Bahasa Indonesia.

Sumber Gambar : The Verge

Selama ini pengguna Firefox menggunakan Google Translate atau Bing Translator untuk menerjemahkan situs asing. Hal tersebut saya rasa kurang efektif, apalagi jika kita dalam kondisi terburu-buru.

Sedangkan jika ingin menerjemahkan situs secara otomatis, pengguna Firefox harus menginstal ekstensi pihak ketiga. Sama seperti sebelumnya, hal ini juga kurang efisien.

Untungnya, Firefox saat ini tengah mengembangkan fitur terjemahan halaman otomatis. Fitur ini punya cara kerja mirip dengan Chrome, yakni mampu menerjemahkan situs asing secara langsung.

Sebenarnya Mozilla sudah berencana menambah fitur terjemahan ke Firefox sebelumnya. Namun karena masalah biaya, perusahaan akhirnya membatalkan rencana tersebut.

Seperti yang dilaporkan ZDNet, fitur ini menjadi bagian dari Bergamot Project yang kini tengah dikembangkan. Proyek ini didedikasikan untuk meningkatkan terjemahan menggunakan mesin.

Mozilla secara khusus mempekerjakan insinyur terjemahan untuk mengerjakan Bergamot Project di Firefox. Walau belum jadi 100%, tapi kalian bisa lihat demo Bergamot Project pada video di bawah ini.

Video di atas dibagikan oleh pengembang Firefox, Kelly Davis. Hm, setelah melihat demo di atas, saya kira penggemar Firefox akan menyukainya.

%d blogger menyukai ini: