Fitur “Draft” di Instagram Story Sudah Bisa Dinikmati Secara Global

Setelah cukup lama diumumkan, fitur “Draft” buat Instagram Story akhirnya tersedia secara global. Cek di sini buat lihat penampakannya.

Maret lalu, Instagram mengumumkan kalau mereka tengah menguji coba fitur “Draft” untuk Instagram Stories. Hal ini disampaikan langsung oleh kepala Instagram, Adam Mosseri.

Setelah berbulan-bulan diuji coba, Juli ini Instagram mengonfirmasi kalau fitur “Draft” telah tersedia secara global buat semua pengguna. Hanya saja, peluncurannya dilakukan secara bertahap.

Fitur ini pertama kali diposting oleh pengguna Twitter @WFBrother (dan dibagikan ulang oleh Matt Navarra) berikut ini. Penampakannya kurang lebih begini.

Huft,,, sayangnya saat saya coba cek di HP (Android), saya belum mendapatkan fitur ini atau pun pemberitahuan update dari Instagram. Jadi saya belum bisa membagikan penampakan “Draft” Instagram Story  secara langsung ke kalian.

Tapi untungnya teman penulis di Urbandigital, Mas Anom (iPhone), kebetulan sudah mendapatkan fitur ini dan membagikan penampakan Draft di Instagram Story ke saya.

Btw, penampakannya sama persis dengan yang dibagikan ulang oleh Matt Navarra kan? Sesuai ketarangan Matt Navarra, opsi Draft bakal muncul ketika kamu keluar dari proses edit Story.

Saat kamu memilih menyimpan Story ke Draft, sebuah peringatan baru akan memberi tahumu kalau draft Story bakal otomatis dihapus setelah 7 hari disimpan. Sedikit berbeda dengan postingan biasa yang mengijinkanmu menghapus draft Instagram sesuai keinginan.

Meskipun nggak disimpan selamanya, setidaknya Draft bakal memberimu ruang lingkup untuk mengedit/menyusun Story dengan lebih baik. Kamu juga bisa menentukan kapan waktu terbaik untuk meng-upload-nya.

Sebelum adanya fitur “Draft,” pengguna Instagram biasanya bakal menyimpan Story-nya terlebih dulu ke media ponsel. Baru selanjutnya, mereka akan mengunggah Story tersebut di lain waktu.

Meski pun cukup efektif, tapi metode ini membuat si penyimpan nggak bisa mengedit Story-nya. Beda kalau pakai fitur Draft, kita bisa mengedit Story yang ada di Draft sebelum mengunggahnya suatu saat nanti.

Gimana nih, kamu tim Draft atau yang lebih suka simpan Story di media ponsel?

%d blogger menyukai ini: