Hands-on realme 3: Berkesan Di Kesempatan Pertama

realme 3 box

Setelah realme Indonesia menghadirkan smartphone terbaru realme 3, akhirnya kami mendapat kesempatan mencobanya. Bagaimana pengalaman hands-on dan kesan pertama dari ponsel ini?

Smartphone realme 3 hadir dengan niat sebagai ponsel yang bisa memenuhi kebutuhan anak muda jaman sekarang, namun dengan harga yang terjangkau.

Dengan begitu, seharusnya kesan pertama haruslah menggoda. Sebelum sebuah ponsel berguna dalam kegiatan sehari-hari, ia harus bisa memikat calon pembeli untuk memilihnya. Benar bukan?

Yuk, kita lihat bersama.

Unboxing realme 3

Sebagai produk untuk anak muda, kemasan realme 3 cukup keren. Kombinasi warna abu-abu tua dan kuning memberikan kesan sporty. Ornamen yang tampak hanya tulisan “realme” dan “3”. Modern. Minimalis. Keren.

Paket Penjualan realme 3
  • 1 unit smartphone realme 3
  • 1 unit adapter 5V2A
  • 1 buah kabel Micro USB
  • 1 buah slot ejector
  • 1 buah pelindung layar
  • 1 buah casing transparan
  • Β Buku panduan

unboxing realme 3

Cukup menarik melihat ada pelindung layar dan casing transparan sudah tersedia. Paling tidak kita bisa merasa cukup aman dan nyaman langsung setelah membeli.

Di sisi lain, kelihatannya saat ini semakin jarang merk ponsel menyediakan earphone di dalam paket penjualan. Bisa dimaklumi juga. Kemungkinan besar kamu sudah punya dari ponsel lama, atau sudah beli/punya favoritmu sendiri.

Hands-on realme 3

Seperti sudah saya sebut di atas, saya akan menekankan kesan saat memegang ponsel ini terlebih dulu. Untuk performa dan lainnya, tentu baru akan terasa setelah menggunakannya beberapa waktu.

Dari sisi penampilan, realme 3 boleh disebut sama seperti ponsel tahun 2019 lain. Ukuran relatif besar, layar bezel-less dengan notch model dewdrop, dan warna gradasi di bagian belakang.

gradasi belakang realme 3

Ponsel yang saya pegang ini merupakan varian Dynamic Black 4GB/64GB. Di samping ada glitter yang bertaburan, yang mengejutkan, warna gradasi itu bisa berubah.

Warna di bagian bawah, tergantung bias cahaya, kadang bisa terlihat sebagai biru dan kadang bisa terlihat sebagai ungu. Mungkin itu sebabnya disebut dynamic.

Saat saya pegang, bodi ponsel terasa cukup solid. Tidak heran, karena ponsel ini merupakan unibody. Di sisi lain, bobotnya cukup terasa ringan.

Ada yang perlu sedikit saya sebut sehubungan dengan tombol ponsel ini. Kalau layar menghadap kita, tombol volume berada di sebelah kiri, di bawah slot SIM card. Sedangkan tombol power ada di sebelah kanan.

hands-on realme 3

Sebagai orang yang terbiasa dengan posisi tombol volume dan power di sisi yang sama, saya perlu sedikit waktu untuk menyesuaikan.

Ketika saya nyalakan dan bermain-main sebentar dengan ponsel ini, kesan pertama sangat positif. Mulai dari mengatur setelan awal seperti akun, fitur keamanan (pin, sidik jari, dan pengenalan wajah), sinkronisasi aplikasi dari ponsel lama, sampai mencoba membuka berbagai aplikasi. Semua berjalan lancar dan mudah.

Lagi-lagi, karena saya terbiasa memakai Android murni (Oreo), saya perlu sedikit membiasakan diri dengan Android 9 Pie dan ColorOS 6. Bagaimanapun, ada fungsi kontrol baru, yaitu dengan gestur.

ColorOS 6 sendiri menyimpan cukup banyak setelan dan personalisasi. Sehingga kamu bisa mengaturnya benar-benar sesuai keinginanmu. Mulai dari efisiensi baterai, layar, pilihan tombol navigasi, dll.

Layar Smart Assistant yang berada di bagian paling kiri Home juga menarik. Di sini kamu bisa melihat beberapa info dengan cepat. Seperti cuaca, kalender, acara, jumlah langkah (kesehatan), dll. Hm, kelihatannya perlu digali lebih dalam lagi apa yang bisa dilakukan.

Itulah pengalaman hands-on realme 3 dari saya. Mulai dari membuka kotak, sampai penggunaan awal. Tentunya, setelah menggunakan lebih jauh, saya akan berbagi lagi dalam review realme 3. Ditunggu ya.