7 Tips Hemat Kuota Internet Handphone Android

hemat kuota internet handphone android

Saya yakin, salah satu pengeluaran tetapmu tiap bulan adalah untuk membeli kuota internet. Oleh karena itu, layak kiranya kami membahas bagaimana cara hemat kuota internet handphone.

Harus kita sadari bahwa semakin hari, kegiatan online di handphone semakin tinggi. Mulai dari chatting, baca berita, upload foto/video, sampai main game online.

Selain itu, tingkat konektivitas aplikasi juga semakin tinggi. Sedikit-sedikit ada notifikasi, game semakin banyak yang online, ukuran update aplikasi semakin besar, dll. Tidak terasa, jumlah tagihan atau pembelian kuota internet juga semakin besar.

Namun, smartphone beserta segala aplikasinya hanyalah alat semata. Kitalah yang menentukan penggunaannya. Termasuk bagaimana menghemat kuota internet.

[irp posts=”44464″ name=”Mengubah Nama Ponsel Android (Hotspot, Bluetooth, dan Play Store)”]

Buat peringatan batas kuota

Kalau kamu mau menghemat kuota internet handphone, langkah ini penting. Dengan membuat peringatan batas kuota, kamu bisa mendapat peringatan sebelum kuota internet habis.

Kamu juga bisa memperhatikan pola pemakaian internet. Kapan kamu isi, kapan hampir habis. Namun harap perhatikan, catatan di sini lebih sebagai panduan. Untuk lebih akurat, gunakan aplikasi dari provider. Silakan baca penjelasan lebih lanjut di artikel cara memantau penggunaan internet di Android.

Manfaatkan aplikasi dari provider

Provider biasanya menyediakan aplikasi. Dengan aplikasi ini kamu bisa cek kuota internet, melakukan pembelian paket internet, cek waktu tenggat. Fiturnya akan berbeda untuk tiap provider. Pelajari fitur yang ada di apliksi sebaik mungkin.

Atur aplikasi yang bekerja di latar belakang

Tanpa kamu sadari, banyak aplikasi bisa bekerja tanpa sepengetahuanmu. Aplikasi yang bekerja di latar belakang ini bisa menyedot kuota internet diam-diam.

Kamu bisa mengatur perilaku aplikasi tersebut. Misalnya hanya backup gambar di Google Photo saat terhubung ke Wi-Fi, berbagai notifikasi dari Facebook, dll. Pilihan lainnya, mematikan aplikasi background app yang tidak terlalu penting.

[irp posts=”41426″ name=”Melacak Handphone dengan Android Device Manager”]

Atur update aplikasi di Play Store

Update aplikasi juga bisa membunuh kuota internet. Apalagi aplikasi dengan ukuran cukup besar (tapi belum terlalu besar untuk dialihkan ke Wi-Fi). Misalnya: Aplikasi Google Slide berukuran 25 MB, Microsoft Excel 50 MB, Facebook Page Manager 70 MB, dst.

Kalau aplikasi seperti itu update berbarengan, lama-lama jelas bisa tekor. Lebih baik matikan auto-update aplikasi di Play Store.

Gunakan fitur kompresi browser

Browser masa kini biasanya sudah memiliki fitur “Data Saver”. Misalnya di Google Chrome. Dengan mengaktifkan fitur ini, browser akan memperkecil ukuran transfer data. Selain jadi lebih hemat kuota internet handphone, browser akan memuat halaman website lebih cepat.

Gunakan mode offline aplikasi

Beberapa aplikasi memiliki fitur “offline“. Misalnya: Menyimpan video YouTube, lagu di Spotify, peta offline Google Maps, dll. Simpan dulu semua hal yang ingin kamu nikmati nanti. Dengan begitu, saat kamu mau melihat konten yang sama, kamu tidak perlu transfer data alias download lagi.

Berkas media biasanya berukuran cukup besar. Kalau kamu mau hemat kuota internet handphone, ini cara yang cukup ampuh.

Jangan tutup paksa aplikasi

Salah satu hal yang sering dilakukan oleh pengguna Android adalah menutup paksa aplikasi. Alasannya untuk membersihkan memori. Padahal, data yang tersimpan di memori ini berguna agar aplikasi tidak perlu memuat ulang data tersebut. Sehingga akses pun lebih cepat.

Kalau aplikasi kamu tutup paksa, cache yang tersimpan juga bisa terhapus. Saat kamu membuka aplikasi itu lagi, ia akan mengunduh data itu kembali. Jadi dua kali kerja. Lebih lama dan lebih boros. Kami pernah membahas tentang perlu tidaknya membersihkan RAM handphone Android.

%d blogger menyukai ini: