Huawei Daftarkan Nama ‘Harmony’ untuk Pengganti Android

Seiring kasus blacklist Huawei dari Amerika, Huawei menyiapkan sistem operasi pengganti Android. Salah satu perkembangan yang terjadi adalah Huawei mendaftarkan nama ‘Harmony’ di Eropa untuk pengganti Android tersebut.

Salah satu halangan terbesar atas kasus blacklist adalah tertahannya kerjasama Huawei dengan beberapa perusahaan besar teknologi. Termasuk di antaranya akses ke Android dengan dukungan Google Play Store.

Walau sebagian larangan dari Amerika sudah diperlunak, tapi tetap saja masih belum benar-benar ideal. Bergerak secara lebih independen diperlukan, tidak hanya untuk menjamin keberlangsungan perkembangan produk, tapi juga kepuasan pelanggan.

Sistem operasi pengganti Android dari Huawei ini sudah melalui langkah panjang. Mulai dari rumor HongMeng OS, mencoba Aptoide sebagai bursa alternatif, sampai pendaftaran nama ‘Ark OS’.

Perkembangan berikutnya dari sistem ini adalah pendaftaran nama ‘Harmony’ di European Union Intellectual Property Office.  Berkas pendaftaran tersebut memiliki tanggal 12 Juli 2019.

Berkas pendaftaran ‘Harmony OS’ (gambar: TNW)

Yang menarik, menurut deskripsi yang ada di berkas tersebut, sistem operasi ini diniatkan untuk bisa berfungsi baik di smartphone maupun di komputer.

Deskripsi itu menyebutkan: “Downloadable operating system programs; Recorded operating system programs; Mobile operating systems; Computer operating systems; Downloadable computer operating programs and computer operating systems.”

Dari berkas tersebut juga terlihat bahwa proses pendaftaran trade mark memiliki status “under examination“. Jadi kelayakan nama ‘Harmony’ sebagai merk dagang Huawei sedang mengalami pemeriksaan.

Seperti sudah disebut di atas, sebelum ini Huawei juga sudah mendaftarkan nama ‘Ark OS’. Tidak ada berita lain soal kelanjutan pendaftaran nama tersebut. Secara pribadi, nama ‘Ark OS’ terdengar lebih keren dari nama ‘Harmony’ untuk pengganti Android dari Huawei.

Tapi tentu saja hal ini masih belum pasti. Kita masih harus menunggu perkembangan selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: