charger laptop

Ini Bahaya Mengisi Daya Laptop dengan Charger Laptop Lain

Laptop merupakan salah satu benda yang wajib dimiliki oleh sebagian orang saat ini. Bagaimana tidak, laptop memiliki beragam fungsi bagi para penggunanya. Jika dulu laptop dianggap hanya sebagai benda yang digunakan untuk bekerja saja, sekarang tentu tidak. Fungsi laptop pun semakin berkembang lagi. Sekarang laptop digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, mengerjakan tugas sekolah atau kuliah, hiburan seperti menonton film atau mendengarkan musik, bermain media sosial, mencari informasi, hingga bermain game.

Tentu saja laptop akhirnya dibutuhkan oleh semua kalangan dari rentang usia anak kecil hingga orang dewasa.

Namun terkadang tidak banyak orang yang benar-benar memahami bagaimana sih cara merawat laptop yang benar. Tentu tidak mau kan kalau laptop kamu cepat rusak? Biasanya benda yang dipakai setiap hari atau sering akan berpotensi lebih cepat rusak.

Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk merawat laptop agar kualitasnya tetap terjaga dengan baik. Nah, kali ini kita tidak akan membahas tersebut. Namun akan membahas tentang hal-hal yang sering salah kaprah. Salah satunya tentang penggunaan charger milik laptop lain yang mitosnya tidak diperbolehkan.

Mengisi daya baterai laptop memakai charger laptop lain bisa membahayakan laptop. Lalu apakah hal ini benar? Nah, daripada kamu bingung dan hanya menebak-nebak saja, yuk simak ulasan di bawah ini. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

Memerhatikan spesifikasi detail dari charger

Perlu dipahami bahwa tidak semua laptop memiliki spesifikasi yang sama, termasuk masalah charger. Memang setiap laptop mempunyai jenis yang berbeda-beda, sehingga kamu perlu memerhatikan spesifikasi dari laptop tersebut secara mendetail. Jangan hanya memerhatikan dari sebagian saja. Jenis laptop pun berbeda-beda.

Misalnya saja, ada laptop yang dipakai untuk bermain game, namun ada juga laptop yang hanya dipakai untuk bekerja saja. Tentu beda kan kebutuhannya? Nah, perbedaan fungsi ini lah yang membuat daya setiap laptop bisa berbeda-beda. Sehingga kamu tidak bisa menyamakan semua charger begitu saja, apalagi hanya tergantung dengan merek yang sama atau colokan yang pas.

Memerhatikan merek laptop

Ingat, jika merek laptop sama namun spesifikasi sama saja sudah berbahaya, bagaimana jika berbeda merek? Tentu akan lebih berbahaya. Jangan sesekali mencocokkan laptop hanya dari segi colokan yang pas saja, namun perhatikan juga merek dan spesifikasi dari laptop tersebut apakah sama.

Banyak orang yang belum memahami hal ini, sehingga tukar-menukar untuk menggunakan charger laptop pun sering terjadi. Apalagi jika berada di dalam kondisi yang kepepet, misalnya charger ketinggalan. Kemudian yang terjadi adalah asal mengisi daya saja.

Memang dalam beberapa kejadian ada kondisi dimana laptop masih bisa diselamatkan, mungkim karena beberapa charger yang dipakai walau berbeda namun berasal dari satu manufaktur. Namun jangan berharap dengan hal yang tidak pasti seperti ini ya. Lebih baik yang aman-aman saja kan?

Jangan tergiur membeli charger dengan harga miring

Harus diakui bahwa terkadang kita lebih memilih charger dengan harga murah demi menghemat pengeluaran, apalagi jika charger original sudah rusak. Padahal sebenarnya hal ini justru bisa membuat kamu semakin boros, apalagi jika charger tersebut sampai merusak laptop.

Sebelum membeli charger laptop, sebaiknya kamu memerhatikan kualitas dari charger tersebut terlebih dahulu. Jangan sampai charger sembarangan tersebut malah merusak komponen yang ada pada laptopmu.

Nah, ternyata kesimpulannya, ternyta bukan sekedar mitos jika menggunakan charger milik laptop lain bisa berpotensi merusak laptop. Apabila memang rusak, sebaiknya segera beli charger laptop yang memang asli dari tipe laptop tersebut.

Namun perlu diketahui bahwa bagi pengguna MacBook, hal ini tidak terlaku. Pasalnya seri MacBook apapun bisa saling memakai charger lain yang bermerek Apple juga.

More Stories
Poki: Aplikasi Pocket Windows Phone Yang Keren