Diskon VPN terbaik: Klik di sini

Jangan Potong SIM Card Sembarangan (Terutama Nano)

potong sim card nano

Apa kamu punya handphone baru dan harus mengubah micro SIM card jadi nano SIM card? Jangan potong SIM card sembarangan. Konsekuensinya bisa lebih mahal dari yang kamu bayangkan.

SIM card adalah sebuah kartu kecil yang menyimpan identitas pengenal jasa layanan telekomunikasi. Seperti kita ketahui, standar format SIM card semakin mengecil. Mulai dari mini, micro, sampai nano.

Perubahan format itu berjalan cukup pelan. iPhone 4 merupakan handphone pertama yang menggunakan micro SIM card. iPhone 5 kemudian memperkenalkan penggunaan nano SIM card.

Sampai sekarang, masih ada handphone yang menggunakan micro SIM. Seperti Moto E3 Power yang saya pakai (dual micro SIM). Handphone yang lebih canggih, seperti Moto Z, sudah menggunakan nano SIM card (dual).

Seperti sudah saya sebut di atas, kalau kamu beralih dari handphone yang pakai micro SIM ke handphone dengan nano SIM, kamu harus memotong kartu SIM sesuai ukuran. Tentunya agar bisa masuk ke SIM tray.

Namun, sekali lagi, jangan potong SIM card sembarangan.

ukuran kartu SIM

Bahaya memotong SIM Card sembarangan

Mungkin kamu berpikir bahwa bagian pinggir kartu SIM yang terbuat dari plastik mudah dipotong. Mungkin pakai cutter. Sebelum melakukannya, pikirkan konsekuensi yang bisa terjadi.

Pertama, kalau kamu tidak tepat memotongnya, kemungkinan besar kamu bisa merusak SIM card tersebut. Bisa kamu lihat bahwa batas pinggir kartu nano sangat tipis. Belum lagi, karena ukurannya yang kecil, kamu bisa tidak sengaja memotong jari sendiri.

[irp posts=”42603″ name=”Apa Yang Perlu Dilakukan Saat Handphone Hilang?”]

Kedua, ukuran potongan SIM card bisa jadi tidak sama dengan yang seharusnya. Walau tipis, ada kemungkinan hasil potongan sendiri lebih besar atau lebih kecil. Jadi tidak pas betul dengan tempat di SIM tray.

Masalah kedua ini punya konsekuensi yang cukup berat. Kalau ukuran SIM card tidak pas di SIM tray, ada kemungkinan ia mengganjal atau lepas saat kamu memasukkannya ke handphone. Mekanisme SIM tray—terutama yang menggunakan colokan—bisa terganggu.

Karena tidak pas, SIM card bisa tidak terbaca, atau tidak terbaca dengan sempurna. Tentu saja ini membuat handphone jadi tidak berguna. Bagaimanapun, kartu SIM bisa dianggap sebagai DNA handphone.

Yang lebih parah, SIM tray bisa tersangkut dan tidak bisa dikeluarkan. Mungkin kamu berpikir, “Ah, bisa dibawa ke service center“. Mungkin saja bisa dibetulkan. Tapi bagaimana kalau handphone itu unibody?

sim tray moto z

Ketika handphone punya unibody, permasalahan jadi tidak sederhana. Apakah handphone harus dibongkar? Apakah handphone masih garansi? Apakah kesalahan ini terhitung human error?

Yang harus dilakukan dalam mengubah ukuran SIM Card

Lalu apa yang harus kamu lakukan untuk menjadikan micro SIM ke nano SIM? Sederhana. Pergilah ke kantor atau service center provider yang kamu gunakan.

Tukar kartu mikro milikmu dengan versi nano. Mereka biasanya punya versi nano SIM. Karena bagaimanapun, mereka lah yang menerbitkan kartu tersebut.

[irp posts=”45104″ name=”7 Tips Hemat Kuota Internet Handphone Android”]

Kalau harus potong SIM card, mintalah dengan alat pemotong. Jangan gunakan pemotong biasa, seperti cutter.

Kalau service center terkait tidak bisa menerbitkan kartu SIM nano atau tidak punya alat pemotong kartu SIM yang benar, pindah ke kantor cabang atau service center lain yang bisa melakukannya.

Sebagai konsumen, kamu berhak meminta hal tersebut. Dengan meminta ukuran kartu yang benar, kamu bisa menghindar dari masalah yang lebih serius.

Bagaimanapun, menukar kartu SIM lebih sepele daripada harus membetulkan handphone. Betul?

More Stories
5 Tips Menghilangkan Embun Kamera Smartphone