Heboh! Kamera Keamanan Xiaomi Tunjukkan Gambar Pengguna Lain

kamera keamanan xiaomi mijia 1080p

Sebuah fenomena mengejutkan terjadi. Alih-alih menunjukkan gambar dari sekitar rumah, masalah dari kamera keamanan Xiaomi menunjukkan tampilan dari pengguna lain, termasuk orang yang sedang tidur.

Teknologi maju memang menghadirkan beberapa keuntungan. Salah satunya adalah sistem smart home, yang mengintegrasikan beberapa perangkat, mulai dari smartphone sampai peralatan rumah tangga.

Mengawasi rumah dengan kamera keamanan atau CCTV adalah salah satunya. Dengan kamera keamanan masa kini, kita bisa memantau kondisi rumah dari smartphone dengan mudah. Tentunya sehingga kita bisa lebih merasa aman. Yah, kecuali yang terjadi sebaliknya.

Sebuah laporan menyebutkan kalau seorang pengguna Google Nest Hub dan beberapa kamera keamanan Xiaomi Mijia mendapat gambar tampilan dari pengguna kamera Mijia lain.

Redditor dengan username u/Dio-V bercerita di r/Xiaomi bahwa ketika ia meminta Google Assistant menunjukkan salah satu tampilan kamera di rumahnya, ia justru melihat tampilan dari rumah pengguna lain. Ia melihat orang tua yang sedang tidur di kursi, bayi yang sedang tidur, dan beberapa tampilan lain.

masalah kamera xiaomi

Kejadian ini langsung menjadi topik panas di internet. Google pun bertindak cepat dan memutus integrasi Google Assistant dengan produk smart home dari Xiaomi. Termasuk integrasi ke lampu dan kamera keamanan Mijia. Dalam pernyataannya ke Android Authority, Google juga sudah menghubungi pihak Xiaomi untuk memperbaiki masalah kamera keamanan tersebut. Xiaomi sendiri belum menanggapi masalah ini.

Masalah kamera keamanan Xiaomi ini kembali menunjukkan bagaimana asisten digital dan perangkat smart home bisa menjadi pisau bermata dua. Sebelumnya sudah terjadi kehebohan lain ketika muncul informasi kalau rekaman suara dari asisten digital itu didengarkan oleh pegawai dari perusahaan penyedia produk (Google, Amazon, Apple, beserta perusahaan kontrak pihak ketiga).

Masalah privasi memang menjadi perhatian banyak pihak seiring hadirnya media sosial, asisten digital, dan integrasi antar perangkat. Sebagai pengguna, kita memang harus pro-aktif saat menemui masalah seperti ini. Jangan ragu untuk melaporkan ke pihak bersangkutan atau ke publik. Bagaimana menurutmu?