ASUS UX304
ASUS UX304
ASUS UX304

Disket: Media Penyimpanan Yang Rentan – #ThrowbackThursday

kotak disket 5 1/4 inci
Anom Penulis

Disket mungkin sudah bisa dianggap sebagai fosil teknologi. Sulit nampaknya membayangkan bagaimana media penyimpanan sekecil dan seringkih ini bisa berguna di kehidupan sehari-hari. Namun, saat itu dunia teknologi memang masih berada di ambang pagi. Teknologi yang ada saat ini pun baru sebatas imajinasi di layar TV.

Kala itu komputer memang ibarat Pikachu di Pokemon GO. Terhitung jarang dimiliki secara umum. Baru pada awal tahun 90-an lah komputer mulai banyak ditemui.

Di awal kehadiran komputer itu, disket merupakan media penyimpanan data portabel yang lazim dipakai. Sebenarnya ada tiga jenis yang paling populer. Disket 8 inci, 5¼ inci, dan 3½ inci. Namun hanya dua terakhir yang sering dipakai di Indonesia.

disket 5,25 inci dan 3,5 inci
Disket 5,25 inci dan 3,5 inci (foto:Universitas Princeton)

Dua jenis disket ini juga menjadi alasan kenapa sistem di komputer Windows jaman sekarang menggunakan Drive C. Silakan saja cek File Explorer dan lihat label untuk System.

Disket (diskette) merupakan istilah lain untuk floppy disk. Sedangkan perangkat di komputer yang memprosesnya disebut floppy disk drive (FDD). Nah, sebelum hard disk drive (HDD) menjadi standar penyimpanan, FDD-lah yang jadi media utama.

Jadi, sistem saat itu memberi label Drive A untuk FDD yang membaca disket 5¼ inci dan Drive B untuk FDD yang membaca disket 3½ inci. Lalu ketika HDD mulai dipakai, sistem meletakkannya sebagai yang ketiga, yaitu Drive C. Logis kan?