Memakai Google Camera di realme 5 Pro

google camer di realme 5 pro

Aplikasi Google Camera sering dipuji karena sistem pengolahan gambarnya yang dahsyat. Bagaimana kalau kita memakai Google Camera di smartphone realme 5 Pro? Apakah akan menjadi lebih baik?

Aplikasi Google Camera adalah aplikasi kamera yang hadir secara resmi untuk smartphone Pixel. Beberapa fitur aplikasi Google Camera yang populer adalah HDR+, Portrait, Night Sight, Photo Sphere, dan integrasi dengan Google Lens. Kepopuleran aplikasi ini membuat banyak developer mengembangkan versi mod untuk ponsel lain.

Sebelum ini, saya sudah mencoba aplikasi kamera itu di ponsel ASUS Zenfone Max Pro M1. Hasilnya memang lebih baik dari aplikasi kamera bawaan ponsel tersebut.

Smartphone realme 5 Pro hadir dengan Quad Camera dan berbagai fitur kamera menarik. Apalagi ponsel ini juga membawa sensor 48MP. Pertanyaannya, apakah memakai Google Camera di realme 5 Pro bisa membuat hasil foto lebih baik?

Memasang Aplikasi Google Kamera di realme 5 Pro

Untungnya realme 5 Pro sudah mendukung Camera2 API dan HAL3. Hal ini mempermudah pemasangan aplikasi. Kita tidak perlu mengutak-atik ponsel lebih jauh. Ponsel ini juga memakai chipset Snapdragon 712, sensor Sony IMX586 48MP, dan sistem operasi Android 9 yang sudah cukup umum tersedia.

Pilihan APK Google Camera

Untuk memakai Google Camera, kamu harus mengunduh APK aplikasi dan memasangnya di ponselmu. APK aplikasi Google Camera bisa kamu dapatkan dari situs celsoazevedo.com.

Di sana terdapat beberapa mod APK Google Camera 6.2/6.3 untuk Android 9, yaitu:

  • Arnova 6.2.030
  • BSG RP2 (Razer Phone) 6.2.030
  • BSG MI9SE (Xiaomi Mi 9 SE) 6.2.030
  • Urnyx 2.4 6.2.030
  • San1ty F1 6.2.030
  • Savitar 2l

Memasang APK Aplikasi Gcam

  1. Unduh APK dari sumber.
  2. Buka APK yang sudah diunduh.
  3. Beri ijin memasang (install) dari browser atau sumber di luar Play Store.
  4. Install.

Yang Mana Berfungsi Baik?

Karena aplikas ini adalah mod, bisa jadi pengalaman tiap orang dan tiap perangkat berbeda. Jujur saja, saya tidak mencoba semuanya. Saya hanya sempat mencoba BSG MGC 6.1.021 MI8 (Android 8), Arnova 6.2.030, BSG RP2 dan MI9SE.

Masing-masing punya masalahnya sendiri. Tapi hampir semua bermasalah pada fitur Lens Blur dan Slo-mo. Versi Arnova terasa patah-patah saat saya pakai (misal saat beralih antar fitur) dan versi BSG MI9SE β€” yang sebenarnya sama dalam hal chipset dan sensor kamera β€” tidak memunculkan semua fitur. Yang saya pakai akhirnya versi Google Camera BSG RP2.

Perbandingan Hasil Foto

Saat mencoba versi BSG MGC 6.1.021 (untuk Android 8), saya menemukan kalau saturasinya sangat rendah. Ternyata, memang ada masalah di sana dan harus disesuaikan. Namun, di versi lain, saya juga menemukan kalau dalam kondisi tertentu, masalah saturasi itu tetap muncul.

Menurut saya, hasil foto dari Google Camera ini tidak stabil. Pada kondisi cahaya memadai, hasilnya bisa diperbandingkan. Tapi dalam kondisi tertentu (sedikit under pada obyek), foto bisa terlihat lebih gelap dan punya saturasi rendah.

Setelah sedikit utak-utik, saya mengatur G-cam dengan saturasi medium dan mencoba White Balance (WB) baik dari sistem dan dari Google. Menurut saya, kalau memakai White Balance bawaan sistem, tingkat saturasi hasil foto jadi lebih rendah lagi.

Hampir semua percobaan yang saya lakukan menggunakan sistem point and shoot. Cara memotret yang lazim kita lakukan sehari-hari. Jadi tidak ada teknik khusus yang terlalu membedakan. Oya, kadang titik fokus di Gcam suka “lari” dari obyek yang kita tentukan (kembali ke tengah).

Foto Normal (Auto & HDR)

Karakter hasil foto dari Google Camera selalu lebih kontras dari aplikasi kamera bawaan. Tapi di bawah bayangan, hasilnya lebih gelap. Sedangkan karakter foto dari aplikasi kamera bawaan realme cenderung lebih terang dan memperlihatkan lebih banyak detil. Tapi sedikit kurang kontras.

Dengan memakai WB dari Google, hasil foto dari Gcam terlihat lebih kekuningan dan berkesan lebih “kental”. Dalam hal ini, hasilnya tidak buruk dan nuansanya cukup saya sukai. Tapi kalau kamu mencari gambar yang “jernih dan bersih”, hasil aplikasi kamera bawaan memberi lebih baik.

hasil foto google camera di realme 5 pro
Gcam Food Outdoor
realme Food Outdoor
Gcam Outdoor
realme Outdoor

Sayangnya, ketika saya memakai WB dari sistem di Gcam, tingkat saturasi gambar cukup menurun drastis. Foto jadi terkesan kusam dan kelu (tsahhh…). Aplikasi kamera bawaan realme 5 Pro memberi nuansa kecerahan dan warna yang lebih hidup.

Tapi sekali lagi, tingkat kontras dari Gcam sedikit lebih baik dari aplikasi kamera bawaan. Ada kesan tipis yang muncul dari hasil foto aplikasi kamera realme.

Gcam Outdoor
realme Outdoor
Gcam Indoor
realme Indoor

Portrait

Google Camera sebenarnya memisahkan fungsi bokeh menjadi mode Portrait dan Lens Blur. Dugaan saya sih, yang Portrait untuk obyek manusia, sedangkan Lens Blur untuk obyek lain. Namun sayangnya fitur Lens Blur tidak berfungsi. Jadi saya memakai mode Portrait.

Saya harus minta maaf karena lupa memotret dengan WB dari Google. Yah, seperti foto sebelumnya foto Portrait dengan WB dari sistem memiliki tingkat saturasi rendah. Tapi soal latar belakang yang kabur, keduanya boleh dinilang seimbang. Mungkin nanti artikel ini akan saya perbarui dengan contoh gambar yang lebih baik.

hasil foto mode portrait google camera di realme 5 pro
Gcam Portrait
realme portrait

Makro

Untuk foto makro, G-cam tidak bisa “mengejar” fokus sedekat aplikasi bawaan. Bisa cukup dekat, tapi tidak sedekat itu. Mungkin ini bisa dipahami karena berhubungan dengan konfigurasi kamera. Aplikasi kamera bawaan tentu saja dibuat sesuai perangkat keras yang tersedia.

Yah, untuk foto makro, Gcam takluk tanpa perlawanan berarti. Aplikasi kamera bawaan realme 5 Pro tampil sesuai yang dijanjikan dan berhasil menangkap detil yang tajam.

foto makro google camera di realme 5 pro
Gcam macro
realme macro

Panorama

Untuk foto panorama, kesan pertama yang saya dapat adalah dari cara mengambilnya. Aplikasi Google Camera menuntut posisi yang lebih stabil (ada peringatan kalau posisi kamera tidak tegak). Sedangkan aplikasi kamera bawaan bisa lebih “santai”.

Tentu saja, hal ini menyebabkan perbandingan jadi tidak bisa benar-benar setara karena saya memotret dengan tangan (tanpa tripod). Sehingga besar kemungkinan posisi tangan dan jarak pengambilan berbeda.

hasil foto panorama google camera di realme 5 pro
Gcam Pano
realme Pano (tangan saya sedikit tidak stabil di bagian tengah)

Foto Malam

Google Camera yang lebih baru terkenal dengan fitur Night Sight yang membuat foto malam jadi terang benderang. Fitur ini kemudian diikuti oleh berbagai merk ponsel lain, termasuk realme dengan Nightscape.

Secara pribadi, saya kurang suka dengan mode ini. Karena kalau cahaya tidak tepat, hasil foto justru bisa terlihat tidak natural. Berlebihan. Tapi memang, jika obyek dan cahaya benar-benar pas, fitur ini bisa membantu dan terlihat keren.

Pada foto yang saya ambil, secara mengejutkan foto biasa dari aplikasi kamera bawaan sudah punya keterlihatan yang lumayan. Sedangkan mode Night Sight dari Google Camera (WB dari Google) memberikan hasil yang benar-benar terang. Bahkan sedikit overexposed di bagian dengan cahaya kuat. Lalu mode Nightscape realme berhasil memberikan hasil yang lebih seimbang.

Tapi sekali lagi, hasil yang berbeda bisa muncul tergantung kondisi cahaya yang ada. Walau sejauh yang saya coba, memang Nightscape bisa memberi hasil yang lebih seimbang. Tentunya karena memang dibuat untuk perangkat kamera yang ada.

Foto malam biasa (bukan HDR)
hasil foto night sight google camera di realme 5 pro
Gcam Night Sight (WB: Google)
realme Nightscape

Kesimpulan

Aplikasi Google Camera memang dibuat untuk smartphone Pixel. Jadi tidak dioptimalkan untuk perangkat lain. Dalam arti, tidak bisa memaksimalkan konfigurasi kamera dari ponsel lain karena memang berbeda.

Berdasar beberapa contoh di atas (ahem, pengalaman saya), hasil foto aplikasi Gcam cenderung lebih kontras dengan sedikit tebak-tebak buah manggis (tidak pasti) dalam hal kecerahan dan saturasi. Dalam kondisi cahaya yang agak rendah, kecerahan gambar bisa satu tingkat di bawah aplikasi kamera bawaan.

Lalu, untuk bisa memakai secara optimal dan sesuai kesukaanmu, kamu perlu mengatur setelan Gcam dengan lebih mendetil. Artinya, lebih repot dari memakai aplikasi kamera bawaan.

Dengan begitu, kalau kamu “hanya” memakai kamera realme 5 Pro secara “point and shoot“, aplikasi kamera bawaan sudah sangat memadai dan jauh lebih mudah. Apalagi kamu memang bisa memanfaatkan fitur asli kamera realme 5 Pro secara optimal (termasuk Slo-mo 960fps).

Tapi, kalau kamu penasaran, tidak ada salahnya mencoba aplikasi Google Camera di realme 5 Pro. Selamat mencoba!

More Stories
3 Laptop Gaming Acer Terbaik