Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

NVIDIA Umumkan Akan Membeli Arm Untuk Kembangkan Teknologi AI

logo nvidia dan arm
Anom Penulis

NVIDIA secara resmi mengumumkan akan membeli perusahaan pembuat chip Arm. Transaksi antara NVIDIA dan SoftBank Group (pemilik Arm) ini bernilai 40 milyar Dollar. SoftBank tetap akan menjadi bagian perkembangan chip Arm, dengan kepemilikan saham sekitar 10% di perusahaan chip itu.

Jensen Huang, pendiri dan CEO NVIDIA, menyebutkan bahwa menggabungkan kemampuan komputasi AI dari NVIDIA dan ekosistem luas CPU Arm bisa mendorong kemajuan bagi cloud, smartphone, PC, mobil otonomi dan robot, juga perangkat IoT.

Arm akan beroperasi sebagai bagian dari NVIDIA dan akan tetap mempertahankan model lisensi yang selama ini berjalan. Mereka juga akan tetap mengambil posisi netral untuk konsumen global.

Seperti kita ketahui, Arm memproduksi prosesor untuk perangkat bergerak. Teknologi prosesor dari Arm sudah hadir di berbagai perangkat dan merek. Mulai dari Apple, Samsung, MediaTek, bahkan Qualcomm. CPU Arm juga sudah menjadi otak beberapa konsol game genggam, seperti Nintendo 3DS dan PlayStation Vita.

chipset mediatek berbasis arm

Pemakaian CPU buatan Arm kini juga sudah merambah ke komputer. Microsoft sudah mengembangkan perangkat Surface berbasis Arm dan sistem operasi Windows untuk Arm. Kemudian, Apple juga mengembangkan prosesor khusus berbasis Arm untuk komputer Mac mereka (yang mereka sebut Apple Silicon).

NVIDIA sendiri merupakan perusahaan pembuat GPU yang paling sukses. Melalui lini GPU GeForce RTX 30 terbaru, mereka menghadirkan teknologi AI untuk meningkatkan performa dan efisiensi daya.

Dengan begitu, proses pembelian perusahaan pembuat chip ini memang menjadi sensitif. NVIDIA sendiri sebelumnya pernah berambisi masuk ke pasar perangkat bergerak. Chipset NVIDIA Tegra juga memperkuat konsol Nintendo Switch.

Menyusul pembelian ini, NVIDIA menyebutkan akan membangun fasilitas riset teknologi AI dan pusat pelatihan di markas Arm. Mereka juga akan berinvestasi pada pengembangan chip super komputer.

Apakah hal ini akan mempengaruhi perkembangan chipset di smartphone dan perangkat lainnya? Kita lihat saja nanti.