Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner

G Suite VS Office 365, Inilah Perbandingan Mereka Berdua

Indri Penulis

G Suite VS Office 365, kalau disuruh memilih, kalian pilih mana? Dari pada bingung, kalian bisa baca perbandingan G Suite dan Office 365 di artikel ini.

Semenjak pelajar harus belajar dari rumah karena COVID-19, aplikasi atau layanan belajar online menjadi populer. Aplikasi seperti G Suite dan Office 365 pun kini tidak asing di telinga banyak orang.

popculture.id

G Suite adalah layanan cloud dan alat kolaborasi buatan Google. Sedangkan Office 365 merupakan layanan berlangganan besutan Microsoft, sebagai bagian dari lini produk Microsoft Office.

Kedua layanan di atas sering dipakai untuk keperluan belajar mengajar. Buat kalian yang bingung mau memilih G Suite atau Office 365, kalian dapat membaca perbandingan keduanya di sini.

Sumber Gambar : Make a Website Hub

G Suite VS Office 365

Tentang Office 365 Education

Lewat langganan Office 365 Education, kalian bakal mendapat akses ke 8 program Office. Seperti Outlook, Word, Excel, PowerPoint, dll. Kalian juga bakal punya akses ke 12 layanan Microsoft. Misalnya OneDrive, SharePoint, Forms, dll.

Office 365 berbasis cloud. Jadi tidak akan memakan banyak ruang di perangkat kalian. Kalian juga bisa mengakses dan menyimpan semua file dari mana saja dan kapan pun.

Aplikasi Office 365 bisa diinstal ke smartphone atau tablet untuk akses cepat. Kalau ingin akses offline, kalian bisa mengunduhnya di komputer. Tapi kalian harus sering masuk ke akun online. Supaya langganan kalian tetap aktif.

Namun Office 365 punya satu kelemahan. Kalau kalian diberi akses akun Office 365 dari sekolah, itu artinya admin atau guru bisa melihat informasi yang kalian simpan di Office 365.

Jadi saya sarankan, jangan gunakan Office 365 untuk kepentingan pribadi. Kalian bisa beli akun Office 365 Personal seharga $70/tahun, untuk menjaga file dan dokumen pribadi dari orang lain.

Tentang G Suite for Education

Satu kesan yang saya tangkap dari G Suite for Education, yaitu ‘merepotkan.’ Bagaimana tidak, siswa dan guru tidak bisa memiliki akun pribadi. Kecuali sekolah mereka sudah bekerja sama dengan Google.

Walau begitu, layanan yang ditawarkan G Suite terbilang lengkap. Sebut saja Meets, Groups, Jamboard, Classroom, dll. Setiap layanan bisa dipakai untuk berkomunikasi atau berkolaborasi dengan banyak orang secara real-time.

G Suite memungkinkan kalian berbagi file, menyimpan file di Drive bersama orang lain, sampai mengedit file secara real-time. Kalian bahkan bisa melihat proses pengeditan berlangsung.

Sayangnya, layanan yang ditawarkan G Suite terasa agak ‘kikuk.’ Memang setiap file yang ditambahkan atau diedit akan update secara real-time. Tapi proses update kadang berjalan lambat.

Perbandingan G Suite dan Office 365

Kamu bisa perhatikan perbandingan G Suite dan Office 365 di tabel ini. Ya, supaya lebih gampang membandingkannya.

 Office 365 EducationG Suite for Education
Berlangganan Tahunan
Izin dari SekolahTidakYa
Program yang DisediakanWord, Excel, PowerPoint, Penerbit, Akses, Tim, OneDrive.Documents, Spreadsheet, Slide, Formulir, Bertemu, Jamboard, Drive.
Aplikasi EmailOutlookGmail
Dukungan Telepon24/724/7

Kompatibilitas Perangkat

Dua layanan ini sama-sama berbasis cloud. Jadi kalian bisa mengaksesnya dari perangkat mana pun, termasuk di perangkat Mac. Cukup masuk ke akun melalui browser web. Setelah itu kalian dapat mengakses semua program, file dan aplikasi.

G Suite dan Office 365 juga punya aplikasi yang dipasang ke smartphone. Yah, meskipun kalian butuh aplikasi individual untuk setiap programnya.

Akses Offline

Baik G Suite atau Office 365, sama-sama menyediakan akses offline. Untuk pengguna G Suite, kalian perlu mendapatkan akses offline dari admin G Suite.

Salah satu layanan G Suite yang bisa digunakan offline adalah Classroom. Untuk mengetahui caranya, kalian bisa baca cara menggunakan Google Classroom secara offline.

Sedangkan untuk pengguna Office 365, kalian bisa mengunduh program Office 365 ke laptop atau komputer. Tapi kalian harus masuk ke program berbasis cloud setidaknya 30 hari sekali, supaya langganan Office 365 tetap aktif.

Kesimpulan

Kalau ingin memilih antara G Suite atau Office 365, saran saya tanya dulu kepada guru kalian. Jadi kalian bisa memakai program yang sama dengan guru atau sekolah.

Untuk G Suite, biasanya hanya tersedia jika sekolah kalian telah bekerja sama dengan Google. Kalau sekolah kalian tidak memakai G Suite, kalian tidak bisa memakai aplikasi yang ada di G Suite for Education.

Walau terkesan ribet, tapi layanan yang ditawarkan G Suite memang terbilang lengkap. Menurut saya, layanan-layanan yang ada di dalamnya sangat cocok untuk kegiatan belajar mengajar.

Sedangkan Office 365 cocok untuk kalian yang tidak suka hal-hal yang ribet. Di sini kalian bisa mengunduh program ini secara gratis. Asalkan kalian punya email sekolah yang masih aktif.

Tapi kelemahannya, beberapa file yang kalian simpan bisa dilihat oleh admin atau guru. Soal pilihan, itu kembali ke selera dan kebutuhan kalian masing-masing.

    %d blogger menyukai ini: