Android Ulang Tahun ke-13: Perubahan Besar Yang Hadir Sejauh Ini

Sistem operasi paling populer di muka bumi, Android, merayakan ulang tahun ke-13 di tahun 2020. Sudah sampai manakah perjalanan Android sejauh ini?

Sistem operasi Android memang meluncur secara resmi di smartphone HTC Dream (T-Mobile G1) pada tanggal 23 September 2008. Namun Android sebenarnya lahir pada tanggal 5 November 2007, ketika Open Handset Alliance mendeklarasikan “sistem operasi perangkat bergerak yang terbuka dan komprehensif.”

Demikianlah kemudian Android melaju dan melalui berbagai kontroversi. Mulai dari bersaing dengan Symbian, BlackberryOS dan iOS, termasuk menghadang Windows Phone dan mendapat hujatan Steve Jobs, sampai menjadi sistem operasi paling populer di dunia, menyaingi Windows di sisi komputer.

Seperti ulang tahun lainnya, pertanyaan yang sering muncul untuk Android adalah sudah sampai manakah perjalannya?


Perubahan Nama Versi Android

Sejak kehadirannya secara resmi, Android hampir selalu memakai nama makanan pencuci mulut atau kemilan sebagai nama versinya. Semua berdasar urutan alfabet.

berbagai versi Android

Beberapa di antara nama versi itu adalah “Cupcake”, “Donut”, “Eclair”, “Froyo”, dll. Bahkan, Android pun memakai nama produk kemilan populer di versinya. Seperti Android KitKat dan Oreo. Namun tradisi ini kemudian berubah.

Pada versi ke-10, Google meninggalkan nama kemilan tersebut. Versi itu hanya mencantumkan angka generasi di namanya. Cukup Android 10. Tradisi baru ini juga terus berjalan dengan versi terbaru Android 11.

Perubahan Desain

Paling tidak ada dua fase desain antarmuka Android yang populer. Yang pertama adalah Holo dan yang kedua adalah Material Design.

Desain Holo mulai hadir di Android 3.0 Honeycomb, kemudian terus hadir di Ice Cream Sandwich (4.0) dan Jelly Bean (4.1). Awalnya, desain ini memiliki warna biru neon sebagai aksen. Namun kemudian berganti ke warna dasar hitam putih, dengan warna putih semakin dominan. Ikon aplikasi di era Holo masih terpengaruh dengan desain 3D ala skeumorphism di iOS era lama.

perubahan desain aplikasi google
Perubahan Material Design

Material Design mulai berkembang pada tahun 2014. Di sini tampilan dan pemakaian antarmuka Android lebih konsisten. Salah satu yang populer dari Material Design adalah tombol yang disebut hamburger (☰). Tampilan Android juga semakin flat (termasuk ikon).

Pada tahun 2018, Google memperbarui Material Design (sering disebut Material Design 2) dan membuat Android semakin fleksibel dan mudah dipakai di smartphone. Seperti iPhone, smartphone Android mulai merangkul navigasi berbasis gestur. Lalu Android juga bersiap ke perangkat dengan berbagai bentuk, seperti layar ganda dan lipat.

Perubahan Pembaruan Sistem

Pada dasarnya, Google mengumumkan pembaruan (update) Android besar-besaran setiap tahun. Namun sayangnya, dengan begitu banyak perangkat Android, tidak sedikit yang terlambat atau bahkan menerima pembaruan terkini. Apalagi ditambah dengan berbagai merek yang memiliki skin Android mereka sendiri.

Salah satu perubahan besar dalam sistem pembaruan Android hadir di tahun 2017 melalui Project Treble bersama dengan Android 8.0 Oreo. Di sini arsitektur Android mendapat perubahan sehingga berbagai merek lebih mudah memperbarui sistem operasi.

Perubahan itu semakin dipertajam dengan Project Mainland yang hadir seiring Android 10. Project Mainland memungkinkan komponen inti dari OS untuk mendapat pembaruan melalui Play Store. Sehingga pembaruan keamanan dan peningkatan performa yang sebelumnya membutuhkan pembaruan seluruh OS, bisa berjalan seperti pembaruan aplikasi.


Di ulang tahun yang ke-13 ini, Android memang sudah menempuh banyak perubahan. Sayangnya, kepopuleran Android membawa bumerang tersendiri.

Dengan kepopuleran Android dan banyaknya perangkat yang memakainya, kamu bisa mendapat pengalaman pemakaian yang berbeda antara satu perangkat dengan lainnya (halo, navigasi gestur!). Di sisi lain, mungkin itu juga yang membuat sistem operasi ini menarik.

%d blogger menyukai ini: