Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner

KEREN! Vivo Pamerkan Ponsel yang Bisa Berubah Warna

Indri Penulis

Vivo akhirnya berhasil menghadirkan inovasi baru pada smartphone. Kali ini, Vivo memamerkan ponsel yang bisa berubah warna.

Persaingan di dunia smartphone memang sangat ketat. Tidak hanya dalam hal dapur pacu atau spesifikasi yang ditawarkan. Namun persaingan juga terjadi pada desain smartphone.

popculture.id

Coba kalian ingat desain smartphone dulu dengan yang sekarang. Berbeda jauh kan? Ada yang dulu punya bezel dan bentuk super tebal, kamera hanya satu, tombol di bawah layar, dll. Sekarang semuanya sudah berubah.

Inovasi ini tidak lepas dari peran vendor smartphone. Vendor yang baru-baru ini sedang dibicarakan banyak orang adalah Vivo. Kenapa? Karena Vivo berhasil memamerkan ponsel yang dapat berubah warna.

Penampakan Ponsel Vivo yang Bisa Berubah Warna

Bicara soal desain smartphone, Vivo memang patut diacungi jempol. Karena perusahaan ini hampir selalu mempelopori desain-desain baru.

Contohnya beberapa tahun lalu, Vivo menjadi salah satu perusahaan pertama yang memamerkan sensor sidik jari di dalam layar. Sekarang perusahaan kembali membawa konsep desain menyegarkan. Uniknya, desain ponsel kali ini menggunakan kaca elektrokromik.

Sumber Gambar : Weibo/Vivo

Lewat video yang dibagikan lewat Weibo, Vivo memamerkan prototipe sebuah smartphone. Uniknya, bodi belakang smartphone bisa berubah warna.

Mmm. Tapi maksud saya, ini bukan bodi ponsel yang bisa berubah warna jika dilihat dari sudut tertentu. Ponsel ini punya bodi yang benar-benar bisa berubah warna.

Video itu menunjukkan smartphone berubah warna dari ungu tua menjadi perak ramping. Perubahan warna ini disebabkan penggunaan kaca elektrokromik pada smartphone.

Buat yang belum tahu, kaca elektrokromik biasanya dipakai untuk jendela dan skylight yang dapat dikontrol pengguna.

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya perusahaan pamer bodi smartphone yang bisa berubah warna. Awal tahun ini, OnePlus juga mamerkan hal yang sama.

OnePlus mengubah kaca dari transparan menjadi buram. Perubahan warna dilakukan dengan mengubah arus dan tegangan.

Konsep OnePlus hanya sekedar mendemonstrasikan kaca elektrokromik yang bisa berubah warna. Sedangkan konsep milik Vivo lebih fokus pada desain.

Vivo tidak ingin orang membeli smartphone yang hanya bisa berubah warna jadi perak. Lebih dari itu, perusahaan ingin supaya orang bisa punya smartphone yang dapat mengubah warnanya sendiri.

Di sisi lain, konsep yang dikenalkan Vivo tentu menimbulkan tanda tanya. Kira-kira bakal seperti apa ketahanan dan bobot yang dimiliki ponsel nantinya? Namun terlepas dari itu, konsep yang ditawarkan Vivo memang menarik.

    %d blogger menyukai ini: