Samsung Gandeng ARM & AMD untuk Buat Chipset No. 1 di Dunia

Qualcomm bakal terancam!

Samsung dikabarkan bergabung dengan ARM dan AMD untuk membuat chipset no. 1 di dunia. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk mengalahkan Qualcomm.

Kita tahu, salah satu produsen chipset smartphone terbesar di dunia adalah Qualcomm. Sudah banyak vendor smartphone yang bergantung dengan perusahaan ini.

Tapi ada juga vendor smartphone yang membuat chipset-nya sendiri, contohnya Samsung dengan chipset Exynos. Baru-baru ini, perusahaan asal Korea Selatan itu dikabarkan telah bekerja sama dengan ARM dan AMD.

Kerja sama ini dilakukan untuk membuat chipset Android terbaik di dunia. Alasan lainnya, tentu saja untuk menggeser Qualcomm sebagai pembuat AP Android No. 1 di dunia.

Bakal Seperti Apa Chipset Samsung, ARM dan AMD?

Samsung sebenarnya telah lama dirumorkan menyiapkan chipset Exynos andalan. Chipset andalan generasi berikutnya ini diprediksi bakal digunakan pada seri Galaxy S30, dan punya inti ARM siap pakai.

Dikutip dari Business Korea, Samsung bertujuan untuk menjadi produsen prosesor aplikasi (AP) Android No. 1 di dunia. Untuk mewujudkan cita-citanya, Samsung lalu bermitra dengan ARM dan AMD.

Sumber Gambar : SamMobile

Sebenarnya ada beberapa alasan yang membuat Samsung mengambil langkah ini. Samsung sepertinya melihat ada peluang besar yang terbuka untuk mereka.

Seperti tumbangnya anak perusahaan HiSilicon Huawei. Perusahaan ini tidak bisa lagi mengembangkan chipset Kirin karena sanksi AS. Ponsel Huawei Mate 40 pun akhirnya jadi ponsel terakhir yang memakai chipset Kirin.

Di sisi lain, Exynos 990 milik Samsung juga belum bisa menyamai performa Snapdragon 865 dan Snapdragon 865+. Selain tidak memuaskan, Exynos 990 juga mendapat banyak kritikan. Mungkin ini juga yang membuat Samsung ‘geregetan’ dan ingin mengalahkan Qualcomm.

Makanya agar performa Exynos masa depan lebih bagus, Samsung sekarang bekerja dengan ARM untuk membuat CPU baru berdasarkan inti Cortex-X1. Arsitektur ini baru diumumkan ARM pada bulan Mei lalu.

Desain Cortex-X1 menawarkan peningakatan kinerja maksimal 30% lebih bagus dibanding Cortex-A77. Cortex-X1 juga menawarkan single-thread 22% lebih tinggi dibanding Cortex-A78 terbaru.

Exynos tidak hanya kalah dari segi performa, tapi juga dalam kinerja grafis. Di mana chipset Snapdragon jauh lebih unggul dibanding Exynos.

Untuk mengatasi kelemahan ini, perusahaan berencana memakai GPU kustom dari AMD. GPU ini bakal dipakai ke dalam chipset Exynos andalan di tahun 2021.

Bukan hanya itu, NPU dan modem yang bakal dipakai chipset Exynoss masa depan juga bakal lebih canggih. Sehingga diharapkan, Exynos masa depan bisa lebih unggul dibanding Snapdragon.

Wah, sepertinya tahun depan bakal ada persaingan super sengit antar produsen chipset nih. Kita tunggu saja tanggal mainnya ya.

banner cybersport
%d blogger menyukai ini: