koneksi internet aman lewat vpn

7 Pertimbangan Dalam Memilih VPN Yang Tepat

Selain demi keamanan koneksi internet, VPN sering juga dipakai untuk mengakses website yang diblok. Layanan VPN ada banyak. Bagaimana memilih VPN yang tepat?

Sebelum ini kami pernah membahas apa itu VPN secara ringan. Dengan begitu, kita sudah punya sedikit gambaran jelas soal hal tersebut. Termasuk manfaat dan kekurangannya.

Lagipula, walaupun terlihat menjanjikan, teknologi ini juga memiliki efek negatif. Jadi memang harus berhati-hati.

Kalau sudah mengerti, kita bisa sedikit melangkah lebih jauh lagi, yaitu mulai mempertimbangkan bagaimana memilih VPN. Mari kita mulai.

1. Pastikan Kebutuhan

Seperti memilih hal lainnya, kita harus tahu dulu kebutuhan utama. Karena kalau tidak tahu untuk apa kamu menggunakan VPN, bisa-bisa tidak sesuai harapan.

Kamu bisa bertanya pada diri sendiri. Apakah kamu membutuhkan koneksi untuk transfer data besar? Apa cuma sekedar untuk membuka website tertentu? Apakah kamu butuh kerahasiaan? Lalu, yang juga tidak kalah penting, apakah kamu paham hal teknis soal koneksi internet?

2. Dukungan Perangkat

Kemungkinan besar, layanan VPN tersedia untuk berbagai perangkat dan platform. Tapi tetap saja kamu harus memperhatikan baik-baik. Lihat berbagai fitur dan ketersediaannya di perangkatmu.

Misalnya kamu punya laptop Windows dan iPhone. Pastikan ada aplikasi untuk kedua perangkat itu. Lalu, cek juga apakah ada batasan jumlah perangkat yang bisa terhubung.

3. Protokol VPN

Perhatikan protokol VPN apa yang tersedia oleh layanan yang bersangkutan. Dalam hal protokol ini, OpenVPN sering menjadi anjuran. Sayangnya handphone Android atau iOS saat ini belum mendukung protokol ini.

Untuk handphone Android atau iOS, kamu bisa memilih yang menyediakan protokol L2TP/Ipsec. Protokol ini merupakan peningkatan dibanding protokol PPTP yang sudah usang dan punya enkripsi lemah. Silakan cek di aplikasi VPN Android dan iOS yang ada apakah mendukung L2TP/Ipsec atau tidak.

4. Batasan Koneksi Internet

Saat memilih VPN, kamu juga perlu membandingkan kapasitas koneksi (bandwidth) dan kecepatannya. Layanan VPN komersial biasanya menyediakan kapasitas besar (bahkan tak terbatas) dan punya kecepatan yang cukup tinggi. Tapi kalau kamu pakai layanan yang gratis, biasanya sangat terbatas dan kurang cepat.

5. Lokasi Server

Biasanya layanan VPN punya banyak server di berbagai lokasi. Bandingkan ketersediaan server beserta lokasinya. Terutama yang dekat dengan lokasimu (kalau kamu dalam perjalanan ke luar negeri).

Walau aplikasi VPN biasanya punya pilihan untuk server paling optimal, mengetahui letak dan ketersediaan server tetap perlu. Terutama kalau kamu pakai VPN gratis.

6. Kerahasiaan

Kalau kamu mementingkan kerahasiaan, kamu perlu melihat kebijakan penyimpanan catatan aktivitas internet (log). Ada yang menyimpan catatan aktivitas dan ada yang tidak. Kalau kamu benar-benar peduli dengan kerahasiaan, tentu pilih yang tidak menyimpan catatan.

Lalu, kamu mungkin juga perlu memperhatikan apakah layanan yang bersangkutan punya “kill switch“. Tindakan ini akan menghentikan koneksi kalau ada kendala, tidak serta merta tetap terhubung tapi dengan koneksi yang terbuka (tidak pakai VPN lagi). Minimal kamu tahu sebelumnya.

7. Komersial vs Gratis

Pada umumnya kamu dianjurkan untuk memakai layanan VPN komersial alias berbayar. Karena ketika sebuah layanan gratis, maka mereka harus memiliki pendapatan dari tempat lain. Kita tahu kalau aplikasi gratis bersandar pada iklan, yang berarti melacak data penggunaan (yang kontradiktif dengan VPN itu sendiri). Silakan bandingkan untung ruginya.

Kalau kamu memilih yang komersial, perhatikan bagaimana metode pembayarannya. Tentu saja yang tidak kalah penting, karena kamu membayar, bagaimana layanan pelanggannya. Jangan ragu cerewet di awal untuk bisa menilai apakah layanan pelanggan bersahabat atau tidak.

More Stories
why so serious joker
10 Kata-kata Keren dan Populer Dari Film