Sempat Diskusi, Inilah Alasan Twitter Tak Jadi Beli Clubhouse Seharga $4 Miliar

Twitter kabarnya sempat adakan diskusi dengan Clubhouse. Benarkah Twitter siap kucurkan dana $4 miliar demi bisa beli Clubhouse?

Dilansir dari Blomberg (via TechCrunch), Twitter sempat mengadakan diskusi dengan Clubhouse. Diskusi ini dilakukan untuk membahas rencana akuisisi Twitter atas Clubhouse, dengan nilai kesepakatan sekitar $4 miliar.

Namun menurut laporan terbaru (masih dari sumber yang sama), diskusi Twitter dan Clubhouse telah berakhir. Twitter tak jadi membeli Clubhouse. Tapi apa alasannya?

Alasan Twitter Tak Jadi Beli Clubhouse

Menurut Bloomberg, Clubhouse sekarang sedang berusaha mengumpulkan dana tambahan sekitar $4 miliar. Kabar lebih lanjut mengatakan, setelah diskusi panjang, Twitter memutuskan tak jadi mengakuisisi Clubhouse.

Bukan tanpa alasan kenapa Twitter tak jadi membeli Clubhouse. Twitter punya produknya sendiri yang mirip Clubhouse bernama Space. Sebuah fitur ruang obrolan audio yang telah diluncurkan secara bertahap.

Di sisi lain, Clubhouse baru saja meluncurkan upaya monetisasi pertama mereka, Clubhouse Payment. Fitur ini memungkinkan pengguna memberi bayaran langsung ke kreator favorit mereka, asalkan si kreator mengaktifkan fitur Payment.

Menariknya, upaya monetisasi Clubhouse sebenarnya tidak memberikan mereka keuntungan (berupa uang). Sebab hampir 100% hasil monetisasi akan langsung masuk ke akun kreator. Tapi sebelum masuk, sedikit dari upah kreator akan dipotong Stripe, penyedia pembayaran yang dipakai Clubhouse untuk mengaktifkan tip virtual.

Karena tak mendapat dana tambahan dari monetisasi, dan Clubhouse juga harus mempertahankan umurnya, jadi mereka terpaksa mencari dana tambahan sebesar $4 miliar.

Alasan selanjutnya kenapa Twitter tak jadi membeli Clubhouse adalah harga $4 miliar yang dibanderol Clubhouse dirasa sangat mahal, apalagi untuk sekelas aplikasi audio room.

Yah, bagaimana pun juga, daya tarik awal Clubhouse memang tak dapat disangkal. Tapi ada banyak pertanyaan yang masih tersisa tentang umur panjangnya.

Bisakah Clubhouse tetap bertahan di tengah persaingan sengit ini? Mengingat di sisi kanan kirinya, Clubhouse harus menghadapi platform media sosial lain yang terus berusaha menirunya.

Hingga kini, Clubhouse gosipnya masih mencari investor yang mau menyuntikkan dana $4 miliar ke mereka. Setelah Twitter, belum ada informasi baru tentang siapa calon investor Clubhouse.

%d blogger menyukai ini: